HMSTimes - What Happened Today? Kementerian Pendidikan Gelar Bimtek Pendidikan Keluarga Tahun 2018 | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Kementerian Pendidikan Gelar Bimtek Pendidikan Keluarga Tahun 2018

Kementerian Pendidikan Gelar Bimtek Pendidikan Keluarga Tahun 2018

HMSTimes.com,Natuna-Kementerian Pendidikan menggelar kegiatan diruang pertemuan rumah makan Sisi Basisir,tentang pertumbuhan dan pengembangan karakter anak. Pertumbuhan adalah menyangkut tubuh anak dalam pertumbuhan,sedangkan perkembangan anak adalah sebuah definisi yang menyangkut tentang daya pikir dan pengetahuan anak.

Kementerian Pendidikan Pusat menggelar bimbingan teknis Pendidikan keluarga, di RM Sisir Basisir, Ranai Natuna Kepri, Selasa sore (03/07/2018). Kegiatan dibuka langsung oleh sekda Natuna Wan Siswandi,S.Sos, diikuti lima puluh peserta terdiri dari pengawas sekolah,Kepala sekolah dan Komite sekolah, kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dimulai dari tanggal 03 – 06-07-2018. Tercapainya keharmonisan antara keluarga,sekolah,dan masyarakat. Selain itu, program pendidikan keluarga juga diarahkan pada pertumbuhan karakter, yaitu pembiasan sikap dan perilaku positif di sekolah. Dimulai dari PAUD sampai jenjang SMA/SMK serta pendidikan non formal (kursus dan pelatihan,PKBM).”

Keterlibatan fungsi keluarga dalam pendidikan anak, baik di rumah maupun pada satuan pendidikan (sekolah), adalah merupakan suatu dianggap penting,perlu dan keharusan,hasil riset atau penelitian,baik yang dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri. Menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak dapat meningkatkan prestasi belajar dan menumbuhkan Kembangkan karakter anak secara optimal.

Hal ini dijelaskan direktur pendidikan keluarga dari Kementerian pendidikan RI,Dr.Sukiman.M.Pd, kepada seluruh peserta bimtek yang mengikuti. Melalui pendidikan keluarga kita tumbuh kembangkan karakter dan budaya prestasi anak. Menurutnya,program Pendidikan Keluarga difokuskan pada pemberdayaan satuan pendidikan untuk menjalin kemitraan dengan orang tua murid.” Serta meningkatkan kesadaran orang tua agar peduli dan terlibat dalam memajukan pendidikan anak-anak mereka.” Bekerjasama dengan satuan pendidikan dan masyarakat pegiat pendidikan”.

Pada tingkat pemerintah pusat, pembangunan pendidikan keluaga dikelola oleh Direktorat Pembinaan Keluarga, pada tingkat regional dilaksanakan oleh UPT PAUD dan Dikmas. Pada tingkat provinsi dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dan pada tingkat kabupaten/kota dilaksanakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota dan lembaga/satuan pendidikan. Semua bertujuan meningkatkan jalinan kerjasama dan keselarasan program pendidikan di sekolah, keluarga dan masyarakat sebagai trisentra pendidikan dalam membangun ekosistem pendidikan yang kondusif guna menumbuh kembangkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik.

Sebuah Keluarga adalah merupakan tempat pendidikan bagi anak manusia sedangkan orang tua adalah pendidik yang pertama dan utama. Namun sayangnya, tidak semua orang tua memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai tentang mendidik dan mendampingi pendidikan anak  baik dan efektif. Sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikologis anak, sehingga diperlukan kerjasama keluarga dengan satuan pendidikan dan masyarakat, pungkasnya

Pada kesempatanya Sekda Natuna Wan Siswandi mengatakan dihadapan seluruh yang mengikuti kegiatan yang berlangsung, agar mendukung perkembangan anak secara optimal Pemerintah Kabupaten Natuna melalui dinas pendidikan dan pemuda Olah raga. Mendapat program pendidikan keluarga dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat untuk memperkuat kemitraan antara keluarga,satuan pendidikan dan masyarakat. Membangun ekosistem pendidikan yang mampu menumbuhkan karakter dan budaya berprestasi peserta didik. Untuk itulah dibutuhkan kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat, diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendukung perkembangan anak optimal dan baik.” Jelasnya

(Lubis)

Editor : A.Z

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: