HMSTimes - What Happened Today? Kegiatan Pemeliharaan Jalan Desa Limau Manis- Desa Tanjung Makan Korban,Masyarakat Berharap Jalan Cepat Selesai | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kegiatan Pemeliharaan Jalan Desa Limau Manis- Desa Tanjung Makan Korban,Masyarakat Berharap Jalan Cepat Selesai

Kegiatan Pemeliharaan Jalan Desa Limau Manis- Desa Tanjung Makan Korban,Masyarakat Berharap Jalan Cepat Selesai

HMSTimes.com,Natuna- Hal ini dikarenakan sudah terjadi kecelakaan tunggal pagi ini, (12/10/2017), atas nama Raja Erwanto, terjatuh di sekitaran penurunan perbatasan wilayah antar desa Ceruk dan Desa Tanjung,saat ingin berangkat ke kantor camat Bunguran Timur Laut. Akibat kejadian tersebut Raja Erwanto dilarikan ke puskemas dalam keadaan tidak sadarkan diri oleh warga yang juga melintas

Atas kejadian yang menimpa Erwanto tersebut,masyarakat memberikan informasi tersebut kepada Kades Ceruk,Aramli,di kantor desa

Kepala desa ceruk saat dikompirmasi terkait atas keresehan warganya terkait yang dialami salah seorang warga yang terjatuh ketika melintasi jalan yang di kupas untuk di rehab,namun belum kunjung selesai,kondisi kupasan badan jalan berbentuk kotak-kotak,pengerjaan belum sebagaimana semestinya.

Aramli mengatakan terkait hal jalan tersebut bukan kapasitasnya,pihak pelaksana kegiatan dan instansi terkait yang mengetahui teknisnya. Namun harapan masyarakat menimbang keselamatan pengguna jalan,sebuah harapan kebersamaan yaitu pengerjaan jalan tersebut semoga cepat selesai. Salah satu warga desa ceruk mengalami luka di kepala dan kondisi pisiknya terganggu.

Selanjutnya Aramli mengatakan menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati hati saat melintasi jalan tersebut dan harapan masyarakat ceruk berharap agar kiranya dinas terkait, untuk merespon dari kejadian ini untuk jalan yang direhap agar supaya cepat selesai,mengantisipasi hal hal yang dapat mengganggu terkaitĀ  keselamatan jiwa pengguna jalan,agar tidak terulang lagi,dan jalan tersebut berfungsi sebagaimana semestinya.” katanya

Ketika awak media ini mengunjungi warga yang mengalami musibah yang bernama Raja Erwanto,kondisinya dalam keadanĀ  sakit akibat kejadian tersebut. Terkait hal jalan tersebut menjadi perhatian dan pembicaraan masyarakat sekitaran desa yang berdekatan dengan kejadian tempat kemalangan yang mengalami naas. Bercermin dari dua warga sebelumnya yang menurut warga yang tidak ingin namanya ditulis mengatakan sebelumnya Raja Erwnto juga ada 2 orang yang terjatuh yaitu Raja Sunaryo dan Juli yang juga warga ceruk.

Raja Erwanto memberikan penjelasan singkatnya,bahwasanya dirinya ingin menuju kekantor Camat,ketika melintasi jalan yang berlubang lubang itu, dirinya hilang keseimbangan dan terjatuh,dirinya tidak mengetahui keadaan selanjutnya,(Pingsan tidak sadarkan diri).” Ketika berada di Puskesmas baru saya sadarkan diri.”Jelasnya

Disisi lain ketika awak media menemui Kabid Bina Marga Marzuki di kantor Dinas PU,(13/10/2017). Menjelaskan,sebelumnya adanya kekurangan material sehingga progres pekerjaan pemeliharaan jalan Desa Limau Manis-Desa Tanjung tertunda,namun sekarang material sudah ada,mesin Proses pembuatan aspal (AMP) sekarang dalam keadaan rusak dan Marzuki mengarahkan untuk mencari kebenaran kepada Kasi Jembatan Feri.

Selanjutnya Kasi Jembatan Feri mengatakan,terkait Pemeliharaan jalan Tanjung – Limau Manis, pelaksana kegiatan Oleh CV.Teluk Sangki Bahari dan konsultan Pengawas CV.Tiga Pilar Abadi,dari Limau Manis mengarah ke Desa tanjung (1 Paket). terkait terjadinya musibah warga Desa Ceruk atas nama Raja Erwanto,hasil kompirmasi awak media dengan Kasi Jembatan feri dengan jawabannya yaitu sebagai langkah antisipasi akan di taburi Sertu kupasan badan jalan yang berlubang,hingga penuh sehingga rata dengan aspal,menunggu proses berlanjut dalam menanti kesiapan perbaikan Mesin produksi aspal (AMP),kembali normal.” Jelasnya

Terkait musibah yang dialami Raja Erwanto warga desa ceru,feri mengatakan bahwa yang bersangkutan kurangnya kehati-hatian,telah diterapkan pemberitahuan berupa kayu atau lain sebagainya untuk menghimbau agar pengguna jalan berhati hati,dan juga feri mengatakan telah diletakkan atau di beri tanda rambu atau tanda keselamatan tersebut pada pagi hari. “Sore harinya tanda tanda tersebut sudah hilang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.”Tutupnya feri

Selanjutnya menghubungi pihak kontraktor,Yanti dari CV.Teluk Sangki Bahari Tidak ada jawaban atau tanggapannya,ketika dikompirmasi awak media melalui handphone,SMS tidak dibalas. Nomor Handphone Pihak Konsultan Pengawas,yang berkompetensi untuk dikompirmasi tanggapannya yang diberikan oleh kasi Jembatan Feri,dihubungi tidak aktif.

Lubis

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: