HMSTimes - What Happened Today? Kasus Kematian Jenisman Wau, Belum Naik Kelas, Masih Teka Teki | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kasus Kematian Jenisman Wau, Belum Naik Kelas, Masih Teka Teki

Kasus Kematian Jenisman Wau, Belum Naik Kelas, Masih Teka Teki

HMSTimes.com, Batam- Pelapor Rafit Bago atas kematian Jenisman Wau, yang juga di dampingi Penasehat Hukum mendatangi Wadireskrimum Polda Kepri, di ruang kerja Wadireskrimum Polda Kepri, Penasehat Hukum keluarga Ruli Apriyandi Sihura yang kerap di panggil Riyandi mempertanyakan tindak lanjut laporan yang selama ini di layangkan ke jajaran Polda Kepri terkait laporan kliennya atas kematian Jenisman Wau yg sampai detik ini belum ada kejelasan hukum status tersangka.

Dan ditempat yang sama Wadireskrimum Polda Kepri menyampaikan kepada Penasehat Hukum bahwa laporan Penasehat Hukum selama ini atas penyidikan yang dilakukan oleh pihak Poksek Batam Kota sudah kita terima dan juga telah di proses.

Dan bukti keseriusan kami terhadap laporan itu, kita sudah turun di Polsek Batam Kota dan sudah mengarahkan penyidik untuk dilakukan hal-hal yang berkaitan dengan penyidikan atas kematian Jenisman Wau agar perkara ini menjadi terang benderang dan bahkan pihak penyidik Polsek Batam Kota sudah melakukan gelar perkara di Mapolda Kepri.

Riyandi juga memohonkan secara lisan kepada bapak Wadireskrimum Polda Kepri agar penyidik polsek Batam kota melakukan tracking terhadap handphone milik Jenisman Wau yang telah diamankan oleh penyidik pada tanggal 27 Pebruari 2017 dan juga membuka cctv hotel Jenisman Wau dan Ah menginap karna sampai detik ini belum ada hasil yang kami terima melalui SP2HP meskipun sudah berulangkali kami mohonkan.

Dikarenakan kami menduga kuat di dalam handphone milik Jenisman Wau terdapat komunikasi dan sms untuk melakukan aborsi paksa dan juga berdasarkan informasi – informasi yang kami dapatkan melalui saksi

Kami sebagai Penasehat Hukum keluarga merasa puas atas atensi dari Wadireskrimum atas laporan kami.

Besar harapan kami atensi dan keseriusan pak Wadireskrimum membuahkan hasil dan perkara ini menjadi terang dan menemukan pelakunya

Hukum harus ditegakan agar dunia penegak hukum tidak binasa

Riyandi juga menyampaikan di hadapan pak Wadireskrimum Polda Kepri bahwa proses hukum yang selama iniĀ  bergulir di Penyidik Polsek Batam Kota terkesan lambat dan tidak profesional, kenapa tidak kalau tidak kami kumpulkan bukti yang sebenarnya perkara ini tidak naik ketahap penyidikan, berdasarkan bukti sebenarnya itu yang kami dapatkan di RS Santa Elisabeth Batam Center kami jadikan bukti untuk melapor ke Polda dan Polres.

Ditempat yang sama juga Rafit Bago menitipkan harapan kepada Direskrimum Polda Kepri agar kematian saudarinya ini dapat diproses tanpa ada intervensi dari pihak manapun juga.

Pihaknya siap membawa perkara ini ke Ujung Monas jika tidak ada lagi keadilan bagi kliennya di jajaran hukum Polda Kepulauan Riau tandas Riyandi saat ditemui di bilangan Batam Center.

A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: