HMSTimes - What Happened Today? Kasek Panwaslu Natuna Minta Dicopot, Terkait Mosi Tak Percaya | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kasek Panwaslu Natuna Minta Dicopot, Terkait Mosi Tak Percaya

Kasek Panwaslu Natuna Minta Dicopot, Terkait Mosi Tak Percaya

HMSTimes.com, Natuna- Perwakilan Panwascam Se-Kabupaten Natuna di Pulau Bunguran besar, mendesak Komisioner Panwaslu Natuna untuk Mencopot Herliansyah selaku Kepala Sekretariat Panwaslu Natuna dari jabatannya. Dikarenakan mosi tak percaya menimpa Kasekab Natuna tersebut, Ungkapan Iskandaria, ketua Panwascam Bunguran Tengah, Kabupaten Natuna, (19/1/2018), Kepada awak media HMSTimes.com.

Tudingannya yaitu telah bersikap diskriminasi kepada anggota Panwascam. Selain itu juga Kasekab bertindak tidak adil, terkesan semena-mena memperlakukan anggota Panwascam dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Menciptakan doktrinisasi kepada Kasekcam dan bendahara Panwascam Kecamatan. Membuat pemisahan (Gap) antara anggota Panwascam dengan Kasekcam dan Bendahara Panwascam agar tidak bisa bersinergi serta kompak.

Kasekab Panwaslu Natuna bahkan tidak segan-segan mengintervensi anggota Panwascam. Terkait perekrutan keanggotaan Kasekcam, bendahara dan staf Panwascam Kecamatan. Harus mengikuti maunya dia  ( Kasekab) Natuna.  Parahnya lagi, terkait pengelolaan keuangan untuk Operasional (OP) Panwascam selalu ditutup – tutupi. Bayangkan saja, OP Panwascam baru di terima Jumat (19/01 /2018) kemarin untuk bulan Desember 2017. Hanya menerima OP sebesar satu juta saja tiap Panwascam Kecamatan tanpa ada DPAnya. Anehnya lagi hingga saat ini masih di temui Panwascam didaerah Pulau Laut juga belum terima gaji bulan Desember sama sekali.

Ungkapan Mukhsin selaku juru bicara perwakilan Panwascam se-Kabupaten Natuna yang didampingi puluhan anggota Panwascam lainnya pada saat itu, menyampaikan Kepada Ketua Komisioner didampingi Lindawati, SH anggota Panwaslu Natuna. Jumat petang (19/01 /2018) di Kantor Panwaslu Natuna di jalan Datuk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai Natuna Kepri.

Desakan pencopotan Kasekab Panwaslu Natuna tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan bersama Panwascam. Melalui perwakilan yang berada diwilayah di Bunguran besar. Sebelumnya sudah diadakan rapat pertemuan jumat pagi (19/01 /2018) Di Kantor Sekretariat Panwascam Kecamatan Bunguran Timur. Bahkan Panwascam tidak main – main dalam tuntutannya. Terangnya Iskandaria

Kami akan melakukan mogok kerja sebelum ada penjelasan pasti terhadap pencopotan Kasekab Panwaslu Natuna. Bila perlu Panwascam siap mengundurkan diri dari anggota Panwascam se-Kabupaten Natuna. Jika tuntutan Panwascam tidak dikabulkan. Kedatangan puluhan perwakilan Panwascam untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada para Komisioner Panwaslu Natuna. Disambut baik ketua Komisioner Panwaslu Natuna.

Disisi lain menurut Iskandaria pada saat itu juga Rizal ketua Panwaslu Natuna mengatakan tuntutan dan aspirasi Panwascam perwakilan dari Panwascam se Kabupaten Natuna, pihaknya akan menyampaikan dan menindaklanjuti ke Tingkat Bawaslu di Provinsi sesuai dengan jenjang dan aturan yang berlaku.

Rizal sangat menghargai kedatangan kawan – kawan Panwascam menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada Komisioner Panwaslu Natuna. Dirinya mengatakan Insya Allah pihaknya akan tindak lanjuti secepatnya. Rizal sangat menyesalkan kejadian ini,apa yang kawan – kawan rasakan kami pun merasakan,tapi percayalah dan mohon doanya,apa yang menjadi permasalahan kita ini,Kiranya dapat segera diatasi.

Menurut Iskandaria Disisi yang lain hal senada pada saat itu juga disampaikan Lindawati, SH anggota Komisioner Panwaslu Natuna. Mengingatkan Panwascam agar tetap menjaga integritas dan Colling down. Linda menyarankan agar seluruh Panwascam di kabupaten Natuna untuk mempertimbangkan kembali aksi mogok kerja. Lindawati meminta kawan – kawan untuk tidak melakukan aksi mogok kerja. Karena hal itu kurang baik. Meminta waktu untuk menindaklanjuti masalah ini secepatnya.

Lubis

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: