HMSTimes - What Happened Today? Kami Berjuang Untuk Mendapatkan Keadilan Atas Apa Yang Menjadi Hak Kami | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Kami Berjuang Untuk Mendapatkan Keadilan Atas Apa Yang Menjadi Hak Kami

Kami Berjuang Untuk Mendapatkan Keadilan Atas Apa Yang Menjadi Hak Kami

HMSTimes.com, Bintan Timur-  Penantian yang cukup panjang, itu yang dirasakan oleh para pekerja PT. Tirta. Madu. Dan untuk memperkuat bukti tersebut, para pekerja bersama dengan Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT. Tirta Madu menyambangi Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Tenaga Kerja (BPJS-TK), tanggal 21 Januari 2018 lalu.

“Ibu-ibu ini berjuang bersama dengan kita untuk mengumpulkan satu persatu persyaratan guna pembuktian bahwa benar-benar bekerja selama 3 tahun, meminta history penyetoran saldo mereka.” Papar PUK   PT.Tirta Madu, Imbalo Sitorus.

Adapun hal tersebut dilakukan untuk memperjuangkan hak yang seharusnya mereka dapatkan setelah 3 tahun lebih bekerja di PT. Tirta Madu, lanjut Imbalo kepada HMSTimes.com.

Masih kata Imbalo “Adapun tuntutan kami yang pertama yaitu, mempermanenkan 12 anggota kami yang bekerja selama 3 tahun di PT.Tirta Madu yang hingga saat ini tanpa ada ke jelasan dari manajemen perusahaan tersebut.”

Tuntutan kedua, lanjut Imbalo “Perusahaan mempekerjakan anggota kami 4 hari dalam 1 minggu dan hak cutinyapun tidak dapat, dan yang menyakitkan lagi, perusahaan tidak mengakui anggota kami pernah menanda tangani kontrak kerja selama 3 kali berturut-turut.” Ungkapnya.

Hingga saat ini belum mendapat respon, keluh Imbalo. Ketika HMSTimes.com menanyakan apakah masalah tersebut sudah diutarakan ke pihak Disnaker Bintan, Imbalo dengan lugas mengatakan bahwa aspirasi ini sudah mereka lakukan melalui demo hari buruh ke Kantor Bupati Bintan.

“Pernah kita berunjukrasa dimomen hari buruh kala itu di kantor Bupati Bintan, yang pada saat itu disambut Wakil Bupati Bintan.” Terangnya.

Namun hingga saat ini titik terangnya belum ada kejelasannya. Sebelum mengakhiri pembicaraannya dengan HMSTimes.com, Imbalo berharap ada keseriusan pemerintah akan hal tersebut.

“Kita tidak meminta diluar apa yang tidak wajar kami minta, namun yang kami tuntut disini adalah hak kami. Mohon Perhatian khusus pihak terkait, untuk terealisasinya apa yang menjadi hak kami, itu saja.” Tutupnya.

Simon STp

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: