HMSTimes - What Happened Today? Ini Penjelasan Seorang Ibu Terkait Kenakalan Remaja (2) | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Ini Penjelasan Seorang Ibu Terkait Kenakalan Remaja (2)

Ini Penjelasan Seorang Ibu Terkait Kenakalan Remaja (2)

HMSTimes.com,Natuna-Peningkatan kenakalan remaja pada saat ini butuh untuk diperhatikan dan menjadi perhatian semua pihak,anak anak remaja pada prinsipnya semua sama,tidak ingin membuat malu orang tua,atau bermasalah dengan hukum. Anak remaja juga sama seperti kita pada masa kita seperti mereka.Kepolosan dalam waktu pancaroba atau mencari jati diri,cepat menerima atau rentan pengaruh dari  lingkungan dan pergaulan yang dianggap tidak baik. Terkait kenakalan remaja tentunya tidak tertutup kemungkinan akibat pergaulan yang dianggap bebas diduga akibat kurangnya kontrol dan kurangnya perhatian orang tua dan kurang pendekatan anak terhadap kegiatan kegiatan keagamaan.” Tentunya tidak di kesampingkan,ungkapan Ida Susanti kepada HMSTimes.com

Ida yang juga kepala sekolah SMAN 02 Ranai ini mengatakan orang tua pasti selalu merasa bersalah apabila anaknya sudah berhadapan dengan masalah hukum. Tanpa disadari kelalaian orang tua untuk memperhatikan anak,kurangnya komunikasi yang harmonis antara anak dan orang tua cendrung membuka celah yang berkaibat membuat kenakalan remaja. Anak mencari berbagai alasan untuk mencari kebersamaan diluar rumah dengan teman teman yang dianggap mengerti atau memahami jalan pikiran anak. Berkumpul hingga larut malam,terpengaruh dengan suasana malam yang semestinya belum seharusnya mereka jalani.

Ida juga mengatakan,bahwa  semua ibu sangat menginginkan anak anaknya bisa menjadi kebanggaan kedua orang tua,berguna bagi diri sendiri dan berguna bagi nusa bangsa. Tidak ada seorang ibu yang ingin anaknya tidak maju dan bersinggungan dengan hukum atau lain sebagainya. Jiwa seorang ibu membesarkan anak tanpa rasa mengeluh dari selagi didalam kandungan hingga si anak dapat berdiri sendiri hingga tumbuh besar. Tentunya bagi kalangan anak remaja terkait kenakalan remaja dapat memahami hal hal yang sangat dikwatirkan oleh seorang ibu. Karena seorang ibu tetap sepanjang hidup memiliki dan memberikan kasih dan sayang. Seperti si anak pada masa waktu ditimang timang,Sayang tak berucap doa selalu berulang buat anak.” Orang tua dan anak,hubungan tali darah tak akan pernah bisa diputuskan.” Katanya

Ida juga mengatakan  prinsipnya pribadi selaku seorang ibu menyikapi terkait kenakalan remaja yang kian meningkat di wilayah kabupaten Natuna,menghimbau kepada anak anak remaja agar memahami suka dan duka,pahit getirnya membesarkan anak anaknya bersama seorang ayah,sama-sama berjuang membesarkan anaknya agar berguna bagi orang tua dan negara. Membesarkan seorang anak itu dibutuhkan pengorbanan lahir dan bathin kedua orang tua. Harapan seluruh orang tua menyekolah anaknya tentu agar anaknya cerdas dan berguna.

Menurut Ida sangat pentingnya peran serta orang tua ekstra perhatian terkait teknologi informasi yaitu memperhatikan penggunaan HP,atau penggunaan medsos,terhdap penyalahgunaan media informasi-informasi yang dapat mempengaruhi akan timbulnya efek efek yang kurang baik,terkait pertumbuhan dan perkembangan sikap seorang anak remaja,masa pancaroba dan tahap mencari jati diri.

Ida juga mengatakan harapan saya seorang ibu yang tentunya mempunyai kesamaan perasaan jiwa raga selaku seluruh orangtua di kabupaten Natuna. Anak anak remaja yang di Natuna khususnya,agar dapat memahami kasih dan sayang tulus yang diberikan oleh seorang ibu. Para remaja arahkan diri kearah yang positif,hindari pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri bahkan kedua orang tua. Tidak tertutup kemungkinan harapan seluruh orangtua di Natuna yaitu kenakalan para remaja dapat berkurang. Anak Anak remaja adalah generasi orangtua,penerus bagi orangtua masing-masing,yang menjadi harapan bangsa di kabupaten Natuna,seiring rentang waktu yang terus bergulir.” Tutupnya

Lubis

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: