HMSTimes - What Happened Today? Ini Gurauan Dua Politikus Natuna Dipentas Pelaminan Daeng Ganda | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Ini Gurauan Dua Politikus Natuna Dipentas Pelaminan Daeng Ganda

Ini Gurauan Dua Politikus Natuna Dipentas Pelaminan Daeng Ganda

HMSTimes.com, Natuna- Dua mantan pejabat tinggi dan juga tokoh politik di Natuna Daeng-Ilyas Sabli, kedua sahabat tersebut,keduanya merupakan sama-sama mantan Bupati Natuna, mereka bertemu diacara pesta unduh mantu Ganda berlangsung. Ganda adalah Putra pertama dari mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi,dikediamannya jalan Sudirman Ranai Darat, pada Kamis (05/07/2018).

Diatas pentas pelaminan pengantin, terlihat kedua tokoh Daeng–Ilyas sabli didampingi Wan Aris Munandar dan Mustamin, suasana tampak akrab dan bersahabat saling melemparkan gurauan dan berkelakar, menjadi perhatian awak media, tamu dan para pengunjung.

Gurauan keduanya semakin seru dan menarik, saat Ilyas sabli diminta bernyanyi, lalu Ilyas minta didampingi oleh sekretaris DPC Partai Nasdem Natuna Wan Aris, dan sekretaris DPC Partai Golkar Mustamin naik pentas untuk melantunkan suara khasiat mereka.” kita ini kolaborasi bukan berkoalisi.” Gurauannya Ilyas sabli setelah memberikan ucapan selamat dan Nasehat kepada kedua mempelai,sebelum mulai bernyanyi.

Gurauan dan tawa politikus di atas pentaspun semakin menjadi perhatian tamu undangan yang menghadiri. Antara kedua petinggi partai politik Nasdem dan Golkar tersebut. Tak mau kalah, Daeng Rusnadi suami Ngesti Yuni Suprapti yang juga wakil Bupati Natuna, membalas kelakar Ilyas sabli ketua DPC Partai Nasdem Natuna.“ Saya taulah, Ilyas minta dikampanyekan. Ilyas mau maju menjadi calon DPRD Provinsi,saya dah keduluan ” kelakar Daeng.

Membuat para pengunjung ikut tertawa melihat keakraban kedua tokoh politik tersebut penuh persahabatan. Gaya kedua politikus andal ini, patut ditiru oleh politikus muda, sekalipun berbeda pandang dalam kompetisi pilkada tapi rasa persahabatan sangat dan perlu diutamakan.

Persahabatan dan kekompakan kedua tokoh politikus ini tak pernah pudar,sebab politik adalah tujuan kepentingan,tidak mengenal lawan maupun kawan. Seluruh tamu undangan yang menghadiri acara yang berlangsung sangat terkesimak,menyimak aksi yang dipersembahkan dari kedua politikus dan tokoh masyarakat Natuna.

(Lubis)

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: