HMSTimes - What Happened Today? Hindari Pungli Dengan Memanfaatkan Moment, Pemkab Nisel Perintahkan Camat Buat Jembatan Darurat | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Hindari Pungli Dengan Memanfaatkan Moment, Pemkab Nisel Perintahkan Camat Buat Jembatan Darurat

Hindari Pungli Dengan Memanfaatkan Moment, Pemkab Nisel Perintahkan Camat Buat Jembatan Darurat

HMSTimes.com, Nias Selatan- Bencana ablasnya akses jalan Lahusa – Gomo tepatnya di Hilidohona Kecamatan Sidua Ori, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, minggu malam (18/3/2018)

Jalan yang menghubungkan beberapa wilayah tersebut mulai terasa bagi warga yang melakukan aktifitas dijalan itu, seperti memasukan barang-barang sembako dari Teluk Dalam atau Gunung sitoli, dan sebaliknya warga yang ingin membawa keluar hasil komoditi mereka ke kota,  tidak bisa langsung harus diestafetkan karena jalan yang ablas belum bisa dilalui, sehingga roda perekonomian jadi tersendat.

Sesuai informasi yang diterima oleh HMSTimes.com, dari warga, bahwasanya untuk menghindari ketersendatan roda ekonomi masyarakat, serta menghindari praktek pungli dari oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan moment bencana ini, pemerintah kabupaten Nisel perintahkan Camat dan Kades untuk menanganinya jalan tersebut. Camat dan PJS.Kades bersama-sama dengan warga membuat jembatan darurat dengan menggunakan beberapa batang pohon kelapa sehingga trasportasi khususnya roda 4 bisa lewat.

YT, warga setempat menyampaikan bahwasanya jalan yang ablas itu sangat disayangkan, karena jalan tersebut baru diaspal, dia juga mempertanyakan kualitas pembangunan jalan tersebut, dimana sebelumnya sudah 3 tahun pengerjaan dengan 3 kali lelang putus-sambung, dan akhir 2017 kemarin baru selesai, nah baru hitungan berapa bulan sudah amblas, pihak PU/Konsultan perencana saat perencanaan pembangunan jalan itu apakah tidak mengkaji ketahanan jalan dengan mempertimbangkan kultur tanah di Nias yang cenderung labil ? seharusnya ada kajian kearah sana, tanyanya.

YT juga mewakili warga lainnya ” mengharapkan keseriusan dan secepatnya ditangani supaya mudah masyarakat menjual hasi-hasil bumi dan juga mudah untuk mendapatkan barang dagangan dari luar”. terangnya.

Hingga berita ini dipublikasikan pihak yang berkompeten dalam hal ini belum bisa dikonfirmasi.

A.Z

Editor : A.Zagoto

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: