HMSTimes - What Happened Today? Hindari Defisit Anggaran, Pemko Batam Tunda Sebagian Pembangunan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Hindari Defisit Anggaran, Pemko Batam Tunda Sebagian Pembangunan

Hindari Defisit Anggaran, Pemko Batam Tunda Sebagian Pembangunan

 

HMSTimes.com,Batam- Rencana Pembangunan tugu tunjuk langit di Batam Center yang pernah digagas oleh Pemerintah Kota Batam, kini tunda pembangunannya. Tugu tunjuk langit yang rencananya dibangun bersamaan dengan taman Tuah Melayu Batam Centre. Pemko Batam beralasan hal ini dilakukan untuk menutupi defisit yang diperkirakan terjadi di APBD 2017.

Wakil Walikota Batam mengatakan “Tugunya nanti dulu. Sekarang tamannya saja yang kita buat,” Rabu (14/6).

Penudaan pembangunan yang di tangani oleh Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertamanan, rupanya juga dialami oleh dinas yang lain, yaitu pembangunan ulang gedung dinas tenaga kerja (Disnaker) yang sebelumnya terbakar yang beralamat di Jalan Ir Sutami Sekupang.

Rencana pembangunan gedung dinas tenaga kerja tersebut biayanya menembus angka 5 miliar,

saat ini kegiatan di Disnaker masih berjalan baik meski masih numpang digedung /kantor sementara, jadi karena belum begitu mendesak untuk diprioritaskan.

Saat ini Pemko Batam membuat menyusun kriteria kegiatan apa saja yang akan ditunda guna mengantisipasi defisit anggaran tahun ini.Apapu kriteria tersebut antara lain :

Pertama, tidak bersentuhan dengan kepentingan publik.

Kedua, fokus pada penghematan belanja pegawai atau perjalanan dinas dan alat perkantoran. Ketiga, fokus pada kegiatan yang diperkirakan akan alami kendala atau hambatan dalam pelaksanaannya. Dan terakhir, kegiatan yang sama sekali belum masuk proses tender.

Rincian berdasarkan pendataan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), nominal yang bisa ditutupi oleh penundaan tersebut berkisar Rp 40-50 miliar, sementara setimasi defisit yang terjadi menjadi mencapai Rp 241 miliar. Sumbangan defisit terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Pemko masih optimis meski sekarang masih 11-17 persen, kita harapkan BPHTB masih ada koreksi di anggaran ke depan. Karena Izin Peralihan Hak (IPH) ini sifatnya hanya pekerjaan yang tertunda. Pengajuan yang masuk sudah banyak. Tutur Amsakar.***

A.Zagoto

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: