HMSTimes - What Happened Today? Hasil Pertemuan Pengojek Kota Batam, Pasca Ricuh Ojek Online dan Ojek Pangkalan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Hasil Pertemuan Pengojek Kota Batam, Pasca Ricuh Ojek Online dan Ojek Pangkalan

Hasil Pertemuan Pengojek Kota Batam, Pasca Ricuh Ojek Online dan Ojek Pangkalan

HMSTimes.com, Batam– Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub)  menghentikan sementara operasi ojek online terhitung 1 Juni 2017. Penghentian operasional ojek online disebabkan perusahaan ojek online belum memenuhi persyaratan sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 26 tahun 2017.

Di awal diberlakukannya penghentian operasional ojek online di Kota Batam, ojek pangkalan menemukan driver ojek online tetap beroperasional. Hal ini menyebabkan kericuhan antara ojek online dengan ojek pangkalan.

Untuk mengatasi kericuhan dan terjadinya gesekan antara ojek online dengan ojek pangkalan, Kapolresta Barelang, Batam, AKBP Hengki bersama Dishub Kota Batam mengadakan pertemuan antara ojek online dengan ojek pangkalan di Mapolresta Barelang, Jumat (2/6/2017).

Dalam pertemuan antara ojek pangkalan dan ojek online mengasilkan 3 kesepakatan. Kesepakatan pertama, aplikasi ojek online untuk sementara tidak di fungsikan dan akan difungsikan kembali Senin, (5/6/2017),serta ojek online tidak boleh melayani angkut penumpang, hanya  melayani penghantaran makanan dan barang. Kesepakatan kedua, Dishub bentuk tim untuk melakukan pengawasan antara ojek pangkalan dan ojek online, dan kesepakatan ketiga, diminta kepada pengelolan ojek online untuk tidak menambah personil atau driver.

Dari hasil kesepakatan ini pihak Dishub Kota Batam akan mengadakan rapat, Senin (5/6/2017). Rapat yang akan membahas tentang pengawasan dan pengaturan ojek yang ada di Kota Batam.

Sementara, Kapolresta Barelang berharap kepada para pengojek untuk tidak ada lagi kericuhan, jaga keamanan, dan saling menghormati. “Saya berharap tidak bentrok lagi, jaga keamanan dan saling menghargai”, kata Kapolresta. AKBP Hengki.

Kepada Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri dan Kapolresta Barelang, AKBP Hengki, meminta kepada para pengojek untuk mematuhi dan tidak melanggar kesepakat dari hasil pertemuan yang dilakukan dilantai 3 Mapolresta Barelang, Jumat (2/6/2017).***

sr

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: