HMSTimes - What Happened Today? Hakim "Saksi Paling Sombong Di Persidangan". | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Hakim “Saksi Paling Sombong Di Persidangan”.

Hakim “Saksi Paling Sombong Di Persidangan”.

HMSTimes.com, Pangkalpinang- Sidang lanjutan  SPPD fiktif anggota DPRD kota Pangkal pinang kamis 18/01/2018 di pengadilan tipikor negeri kelas  Pangkalpinang Prov Bangka Belitung, dengan agenda keterangan saksi   H.Jamiyanto (anggota DPRD) atas terdakwa Budik wahyudi selaku bendahara sekretariat kota Pangkalpinang.

“Saat ditanya ketua majelis hakim Sri Endang Amperawati Ningsih kepada saksi” jawab yang jujur jangan bertele-tele jujur aja, keterangan anda sudah ada disini dan saksi saksi sebelumya ini udah ada titik terang dan akan terang benderang”ucap hakim.

selanjutnya hakim pun bertanya” saudara tau anda dihadirkan di persidangan ini ,saksi menjawab saya tau katanya sppd fiktif  lantas hakim bertanya kata siapa itu pak karena tau dari berita-berita itu bu”jawab saksi dengan nada selengek sontak membuat para pengunjung sidang tertawa dengan jawaban saksi.

Dengan beberapa pertanyaaan  sebelumnya saksi udah mulai keliatan kurang enak didengar atas  jawaban ,sempat membuat majelis hakim  jengkel dan emosi di ulah saksi.udah pak biasa aja santai aja saya kan tidak marah-marah bertanya kepada saudara ,saya ini bukan anggota partai  kami ini untuk mencari keadilan disini  kalau menurut saudara sppd ini fiktif “kita buktikan kebenaranya ucap hakim ketua.

Kemudian hakim bertanya ada berapa komisi di dprd,ad 3 yang mulia terus komisi 1 membawahi bidang apa sempat saksi terdiam sejenak! Kurang tau yang mulia,bapak ini gimana masa bpk gak tau komisi 1 membidangi apa bpk ini anggota dewan yang terhormat sudah berapa lama sih anda menjadi anggota dewan dan hakim pun sempat bertanya apa pendidikan saksi sampai tidak tau komisi 1 dan 3 membawahi apa,sangat disayangkan atas ketidaktahuan saksi sehingga membuat para hakim menggelengkan kepala.

“Dan hakim pun bertanya pada inti pokok  permasalahan sppd fiktif,apakah saudara berangkat kemenpora dan kenapa menerima pencairan dana sppd padahal kegiatan tidak terlaksana/dibatalkan oleh pihak kemenpora di dikarenakan tidak ada satu pun anggota dewan yang hadir disana.saksi pun membenarkan telah menerima pencairan dana tersebut,dalam persidangan ini saksi terus menyudutkan saudara rikki selaku notulis pendamping,karena beliau yang membuat laporanya semua dan saksi pun telah mengembalikan uang yang ia terima ke kas daerah.

Sempat salah satu hakim menasehati saksi atas sikapnya dipersidangkan yang selalu Berkelok-kelok atas jawabanya dan membuat para hakim pusing (mumet) dan seolah-oleh pendapatnya benar, seharusnya bapak lebih rendah hati tidak sombong “lihat apa yang dibutuhkan masyarakat dengerin aspirasi mereka, ini bapak memakai uang rakyat yang seharusnya tidak kalian pakai”enak benar kalian menggunakanya untuk keperluan pribadi.ya udah pak kalau yang bisa lagi menjalankan amanah rakyat mundur aja”ketus  bu hakim.dan sidang pun di lanjut pekan depan.

Jm

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: