HMSTimes - What Happened Today? Haji Rustan Lehernya Sobek ditikam Andi Iswandi | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Haji Rustan Lehernya Sobek ditikam Andi Iswandi

Haji Rustan Lehernya Sobek ditikam Andi Iswandi

hmstimes.com,Batam – Dikatakan, Yafriadi saksi percobaan pembunuhan atau penikaman yang terjadi terhadap Rw Bengkong Kolam Kecamatan Bengkong, Kota Batam H. Rustan ini, bermula karena terdakwa Andi Iswandi merasa tersinggung karena H. Rustan mengambil – alih pekerjaan Adi mengutip uang dari masyarakat untuk pembayaran air PT. Adhya Tirta Batam (ATB).

Selama ini kami semua warga Bengkong Kolam menyetorkan uang pembayaran air ATB kepada Andi setiap bulan, namun Adi selalu tidak membayarkan uang yang kami kumpul, sehingga pihak ATB memutus air, dan kami semua masyarakat jadi tidak bias mendapatkan air, kami sudah bayar malah kami tidak mendapatkan air.

Sehingga kami perwakilan warga, Yafriadi,  Afrianto Chaniago, Dedi, menemui bapak RW. H. Rustan untuk membicarakan  terputusnya air oleh ATB, dari hasil kesepakatan kami semua warga, memutuskan uang bulanan pembayaran air ATB, kami setorkan kepada H. Rustan, dan H. Rustanlah yang akan bertanggungjawab untuk membayarkan ke ATB.

Kalau kejadiannya, ujar Yafriadi saksi didalam persidangan penikaman H. Rustan, kejadiannya di PasumKavling  Bengkong Kolam dekat Mesjid As Sejadah pada tanggal 23 Desember 2016 sekitar pukul 14:00.

Awalnya terdakwa Andi Iswandi menelpon korban H. Rustan untuk membicarakan masalah pengumpulan uang dari warga, kami perwakilan warga dan pak H. Rustan, menemui terdakwa Andi untuk apa dia memanggil H. Rustan, setelah kami bertemu dengan terdakwa langsung kami membicarakan persoalan air yang mati yang diputus oleh ATB, dan kami sudah menyetorkan uang sebanyak Rp. 250 juta, namun Andi langsung marah dan emosi dan mengeluarkan pisau kecil dan langsung menikam leher H. Rustan, dan leher H. Rustan robek dan mengeluarkan darah, tidak puas Andi maka Andipun mengeluarkan parang lagi dan langsung mengejar H. Rustan, dan kami wargapun menyelamatkan H. Rustan yang sudah menderita karena luka tusukan pisau yang dihujamkan Andi.

Untunglah luka robek dileher H. Rustan tidak seberapa – parah, karena luka itu, H. Rustan sempat menjalani rawat inap sampai satu minggu di rumah sakit Budi Kemuliaan, luka robek dileher sebelah kanan yang Mulia, dan kami pun tidak mau lagi berhubungan dengan Andi, sudah uang kami warga habis dimakannya malah lagi dia melakukan yang sangat sadis, kami trauma yang Mulia mengingat kejadian berdarah itu.

Akibat Perbuatan melawan hukum terdakwa Andi , diancam dengan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sidang agenda keterangan saksi persidangan pembunuhan H. Rustan dengan terdakwa Andi di pimpin Hakim Ketua Majelis, Syahrial Alamsyah Harahap,SH,  Taufik Abdul Halim,SH, dan Chandra,SH. Sebagai hakim anggota , dan dihadiri Jaksa penuntut umum Rosmalina Sembiring,SH , dan didampingi Penasehat Hukum Eli Suwita,SH yang ditunjuk oleh majelis Hakim pengadilan Negeri Batam.

Willy Lubis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: