HMSTimes - What Happened Today? Fraksi Demokrat Tolak Keras Ranperda Pengelolahan Sampah Kota Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Fraksi Demokrat Tolak Keras Ranperda Pengelolahan Sampah Kota Batam

Fraksi Demokrat Tolak Keras Ranperda Pengelolahan Sampah Kota Batam

Mesrawati Tampubolon. anggota Komisi II DPRD Kota Batam

HMSTimes.com, Batam- Sampah di Kota Batam memang menjadi suatu masalah yang timbul berbanding lurus dengan adanya pertumbuhan jumlah masyarakat Kota Batam.

Sampah merupakan suatu masalah yang harus di artikan solusinya supaya Batam terbebas dari Sampah.

Sampah yang semakin hari semakin banyak akan banyak memberikan dampak negatif bagi Kota Batam bahkan dapat mendatangkan musibah bagi masyarakat di Kota Batam.

Melihat situasi tersebut pemerintah kota Batam menyusun rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait pengelolahan sampah di Kota Batam.

Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah telah diserahkan Pemerintah Kota Batam kepada DPRD Kota Batam saat paripurna ke-8 (3 Augustus 2018).

Setelah diserahkan ke DPRD Kota Batam Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah dan dilakukan pembahasan oleh DPRD Kota Batam.

Fraksi Demokrat di DPRD Kota Batam menilai Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah sangat menguras APBD Kota Batam, ucap Mesrawati Tampubolon.

Besarnya anggaran yang harus digelontorkan Pemerintah Kota Batam untuk Ranperda Bea Gerbang atas jasa Pengelolahan sampah akan memakan 15 persen dari APBD Kota Batam, papar Mesrawati Tampubolon.

Sementara APBD Kota Batam telah mengalami defisit sebesar 268 Miliyar sampai sekarang untuk APBD tahun berjalan 2018, lanjutnya

Tidak mungkin Fraksi Demokrat akan menyetujui Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah tersebut sementara Batam mengalami defisit APBD yang sangat besar. Jika Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah terjadi maka akan membuat APBD Kota Batam akan bolong sekitar 600 Miliyar untuk APBD 2019, tegas Mesrawati.

Sementara proyek pengerjaan atas Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah bukan cukup setahun melainkan proyek multi years, papar anggota Komisi 2 DPRD Kota Batam tersebut.

Jelas nanti akan memberikan dampak tidak baik bagi APBD Kota Batam dan akan mempengaruhi kehidupan masyarakat Batam, papar Mesrawati.

Semakin besar defisit APBD akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat Kota Batam dengan terjadinya inflasi.

Harapan Fraksi Demokrat di DPRD Kota Batam Pemerintah Kota Batam harus cerdas untuk melihat seberapa penting proyek pengelolahan sampah sehingga harus ada Ranperda Bea Gerbang atas jasa pengelolahan sampah tersebut, keluh Mesrawati.

Banyak hal-hal yang sangat perlu dikerjakan Pemerintah Kota Batam dibutuhkan masyarakat Kota Batam tidak juga diperhatikan oleh Pemerintah Kota Batam dalam hal ini pokok-pokok pikiran Dewan, tegas Mesrawati.

Harapan fraksi Demokrat Pemerintah Kota Batam cerdas dalam berpikir untuk melihat kebutuhan masyarakat bukan semena-mena, pesan Mesrawati.

Jangan masyarakat Kota Batam yang akan menjadi korban dari tindakan telah dilakukan Pemerintah Kota Batam, tutup Mesrawati Tampubolon.

(JP)

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: