HMSTimes - What Happened Today? Erson Gempa : Tetap Optimis Memajukan Sektor Pariwisata Natuna,Tidak Lepas Dukungan Semua Pihak | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Erson Gempa : Tetap Optimis Memajukan Sektor Pariwisata Natuna,Tidak Lepas Dukungan Semua Pihak

Erson Gempa : Tetap Optimis Memajukan Sektor Pariwisata Natuna,Tidak Lepas Dukungan Semua Pihak

 HMSTimes.com,Natuna -Terkendalanya  pembebasan lahan di Pulau Senoa, namun tidak menurunkan impian Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Natuna, Erson Gempa Afriandi, untuk tetap membangun pariwisata di Pulau yang menyerupai wanita hamil tersebut.

Impiannya itu menurut kata Erson,untuk membangun Pelabuhan Wisata Pian Penyu,yang direncaskan akan dibangun di kawasan Teluk Baruk, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna.

“Saya tetap terus memperjuangkan Pelabuhan Wisata Pian Penyu ini. Walaupun sekarang terkendala di sesi pembebasan lahan, namun akan terus saya perjuangkan. Ini adalah impian besar saya, untuk membangun Natuna dari sektor Pariwisata,” Jelasnya Erson, Kamis (16/11/2017) siang.

Erson juga menjelaskan, pembebasan lahan untuk pembangunan Pelabuhan yang menyerupai Penyu tersebut, merupakan domainnya Dinas Perkim Natuna.

Pelabuhan tersebut nantinya merupakan pintu gerbang keluar masuknya wisatawan, yang hendak berkunjung ke Pulau Senoa.

“Masalah pembebasan lahan itu saya tidak bisa jawab, itu Perkim yang mempunyai kewenangan.” Tegasnya.

Lahan yang dibutuhkan untuk membangun Pelabuhan Wisata Pian Penyu tersebut, hanya berukuran sekitar 100×20 meter, hanya saja nanti pembangunan tersebut rencanya berada diatas air laut, dan akan dilakukan pengerukan karang dan reklamasi pantai.”Jelas Erson

“Kita perlu lahannya tidak luas, sekitar 100×20 meter saja, nanti bangunannya diatas laut kita timbun. Laut itu kan punya Negara, tidak perlu dibebaskan,” katanya Erson.

Erson mengaku belum mengetahui perusahaan apa yang akan menggarap Pelabuhan Wisata Pian Penyu nantinya. Saat ini pihaknya sedang menyiapkan Desaign Engenering Detail (DED) dan lahannya terlebih dahulu.

“Kita sudah mengajukan terkait hal ini ke Kementerian Pariwisata, karena kalau dari anggaran kita, jelas tidak mampu. Mudah-mudahan 2019 bangunan ini bisa selesai,” ungkap Erson.

Selain bengunan tersebut, saat ini pihaknya juga sedang membangun Wisata Kibang, yang terletak di jalan DKW. Moh. Benteng, Ranai (depan Masjid Agung NGU). Kibang ini, merupakan bangunan yang menyerupai kerang raksasa.

“Kibang itu kerang yang paling besar, diatasnya Kima. Pokoknya yang terbesar lah,” katanya.

Pembangunan Wisata Kibang ini, merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017, sebesar Rp. 2 Milyar.

“Kita bangun untuk Kibang Rp. 1,5 milyar, yang Rp. 500 juta, kita gunakan untuk bangun kamar bilas di Kecamatan Midai,” terangnya.

Erson berharap kepada semua pihak, baik dari Pemerintah, Instansi Vertikal maupun Masyarakat, dapat mendukung setiap percepatan pembangunan yang ada di Natuna, termasuk dari sektor pariwisata, yang merupakan 1 dari 5 percepatan pembangunan yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo di Kabupaten Natuna.

“Marilah sama-sama kita dukung pembangunan di Natuna. Memang setiap kebijakan itu pasti ada pro dan kontra. Namun dengan nawaitu yang kuat, saya yakin ini semua bisa terwujud,” Terangnya optimis Erson.

Saat ini Disparbud Natuna juga sedang menyiapkan even-even besar yang akan dilangsungkan pada 2018 mendatang. Even tersebut diantaranya Festival Layang-Layang, Festival Pulau Senoa serta kegiatan lain sebagainya.

Lubis

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: