HMSTimes - What Happened Today? Disnakertran Dan Managemen PT. LAB Ketapang Diduga Berkolaborasi Kerdilkan Serikat Pekerja | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Disnakertran Dan Managemen PT. LAB Ketapang Diduga Berkolaborasi Kerdilkan Serikat Pekerja

Disnakertran Dan Managemen PT. LAB Ketapang Diduga Berkolaborasi Kerdilkan Serikat Pekerja

Dari kiri Marco Sinambela,SH(Ketua DPC DBPp), M. Effendi(Wakil Ketua DPC),Mahwan(Plh. Skretaris DPC SBPP)

HMSTimes.com, Ketapang – Membentuk Serikat Buruh atau Serikat Pekerja adalah merupakan Hak dasar bagi tiap Pekerja/buruh. sesuai amanat dalam  UUD 1945  sesuai pasal 28E ayat (3)

“Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.”.Yang lebih rincinya pasal 28 UU no 21 tahun 2000  menjamin kebebasan pekerja  untuk berserikat, yang dikuatkan dengan Pasal 104 UU no 13 tahun 2003.

Namun kebebasan itu hanya ada didalam aturan tidak seindah pada realisasinya, tidak jarang para oknum Managemen berlaku diskriminasi bahkan melakukan kriminalisasi terhadap pekerja yang akan membentuk atau bergabung dalam suatu SP/SB. Seperti yang dilakukan oleh Managemen PT. Lanang Agro Bersatu Sandai.

” Perlakuan diskriminasi selalu dialamatkan pada pekerja yang menjadi pengurus serikat atau menjadi anggota serikat dengan berbagai macam bentuk, seperti PHK, Mutasi dan Demosi, pengurangan jam kerja, dihapusnya premi dan lain sebagainya,” tutur Amirudin Ketua Pengurus Unit Kerja Serikat Buruh Patriot Pancasila(SBPP).

Di PT LAB telah berdiri Serikat Buruh Patriot Pancasila(SBPP) yang telah dicatatkan di Disnaker Ketapang dengan nomor  pendaftaran 207/OP-SBTP/PUK-SBPP-PT.LAB/DFT/2018. yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi, Dersi, SH.

Dijelaskan Amirudin, sejak keluarnya Surat pencatatan pihaknya sudah memberitahukan pada pihak Managemen PT. LAB dan telah 4 kali mengirim surat perundingan, namun selalu ditolak oleh pihak Managemen dengan dalih bahwa PUK SBPP tidak terdaftar.

Dengan adanya sikap managemen perusahaan yang tidak bersahabat dan tidak punya itikat baik itu, Amir nengajukan surat ke disnaker untuk meminta agar diadakan perundingan Tripartit; namun tidak juga diindahkan.

Pada Selasa (26/2) Marco Sinambela, SH Ketua DPC SBPP Ketapang bersama Mahwan Plh. Sekretaris DPC mendatangi kantor Disnaker, dan bertemu langsung dengan Dersi, SH selaku Kepala Dinas. Kedatangan Marco dan Mahwan mempertanyakan surat Pencatatan PUK.

“Hihadapan kami berdua pak Dersi Menghubungi Pihak Managemen via Telepon Seluler(HP) dan managemen mengatakan Bahwa mereka tidak mengakui keberadaan PUK SBPP karena tidak tercatat di Disnaker, namun anehnya Dersi hanya terdiam dan tidak ada tanggapan,” cetus Mahwan Kesal.

Dengan adanya hal tersebut Marco Sinambela,SH mempertanyakan kinerja dari Pihak Dinas. ” Saya heran kenapa orang Dinas kog tidak bisa mengambil kebijaksanaan, kalo begini bisa diduga ada permainan dari kedua pihak ( antara Dinas dan Managemen Perusahaan) untuk mengkerdilkan serikat,” ungkap Marco.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: