HMSTimes - What Happened Today? Delapan Pernyataan Sikap Aksi Damai, Kado Ultah Bupati Lingga | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Delapan Pernyataan Sikap Aksi Damai, Kado Ultah Bupati Lingga

Delapan Pernyataan Sikap Aksi Damai, Kado Ultah Bupati Lingga

Aksi damai warga Lingga didepan kantor Bupati Lingga.

HMSTimes.com, Lingga – Aksi damai yang digelar di halaman Kantor Bupati Lingga, Jalan Instana Robat, Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Senin (7/1/2019) pagi diselingi pembakaran keranda.

Yang menarik, aksi damai bertepatan dengan hari lahir Bupati Lingga Alias Wello, 7 Januari 1963.

Pada kesempatan aksi, massa yang tergabung dalam ormas Gema Lingga menyatakan sikap. Adapun delapan sikap yang disampaikan sebagai berikut :

  1. Mendesak Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Polres Lingga untuk menolak semua tuduhan yang dilaporkan dan tidak melanjutkan pelaporan yang disampaikan oleh Sekjen AISKI yaitu saudara Ady Indra Pawenarri.
  2. Mengusir saudara Ady Indra Pawenarri untuk keluar dari Bumi Bunda Tanah Melayu karena dengan inkonsistensinya suatu pernyataan baik secara langsung media Cetak maupun elektronik tentang persoalan Percetakan Sawah Desa Sungai Besar, telah membuat kisruh dan polimik di masyarakat oleh karenya patut diduga memiliki niat terselubung untuk melakukan pembohongan publik (Hoa’x).
  3. Demi Kebenaran, Keadilan dan Kepastian Hukum, maka kita Meminta dan Mendesak Aparat Penegak Hukum baik POLRES Lingga, POLDA Kepri. POLRI dan KPK untuk mengusut tuntas persoalan Pembukaan Lahan Sawah Sungai Besar, agar tidak ada kecurigaan akan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan Anggaran.
  4. Demi Kebenaran, Keadilan dan Kepastian Hukum, Meminta dan Mendesak Aparat Penegak Hukum baik POLRES Lingga, POLDA Kepri, POLRI dan KPK untuk mengusut tuntas seluruh Anggaran yang dikucurkan baik secara Prihadi maupun Dana APBN sehubungan dengan Seluruh Proses Percetakan Sawah yang terjadi di Kabupaten Lingga.
  5. Meminta dan Mendesak Aparat Penegak Hukum baik POLRES Lingga, POLDA Kepri, POLRI dan KPK mengusut tuntas kebenaran perizinan pembukaan lahan Tambak Udang tahun 2018 yang ada di Desa Sungai Besar Kecamatan Lingga Utara yang merupakan hutan Mangrove dalam status hutan produksi, Siapa Pendananya dan Siapa Penanggungjawabnya?
  6. Meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga tidak menghambat seluruh investasi yang masuk di Kabupaten Lingga, khususnya pembangunan perkebunan dan pabrik Kelapa Sawit yang sudah lengkap perizinannya.
  7. Meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga tidak menggunakan tangan besi dengan kekuasaanya melakukan upaya penzaliman jabatan terhadap bawahannya sebelum ada keputusan kepastian hukum menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  8. Meminta Pemerintah Daerah lehih fokus dan lebih provesional kepada upaya peningkatan pelayanan publik berupa dibidang kesehatan, baik itu, alaf-alat kesehatan maupun nhatobatan, terutama yang berhubungan dengan persoalan Kartu Kesehatan baik BPJS, JKN dan KlS di Kabupaten Lingga.

Pernyataan sikap itu diterima langsung Sekretarias Daerah Kabupaten Lingga Juramadi Esram di tengah kerumunan massa.

“Kami akan menyerahkan pernyataan sikap ini kepada Bupati. Karena selaku bawahan dan segala keputusan ada di tangan Bupati,” kata Juramadi Esram.

Aksi pun berakhir dengan damai tanpa kisruh. Namun, apabila tidak ditanggapi, dalam orasi yang disampaikan Koordinator Lapangan Zuhardi akan ada rencana aksi solidaritas susulan dengan tema “Gerakan Bela Aktivis dan Peduli Lingga”.

(Simarmata)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: