HMSTimes - What Happened Today? Bupati Natuna Saat Menutup HUT Gelora Ke 63, Prihatin Kondisi Jalan Menuju Kelarik | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bupati Natuna Saat Menutup HUT Gelora Ke 63, Prihatin Kondisi Jalan Menuju Kelarik

Bupati Natuna Saat Menutup HUT Gelora Ke 63, Prihatin Kondisi Jalan Menuju Kelarik

HMSTimes.com, Natuna – Bupati Natuna Drs.H.Abdul Hamid Rizal Msi senin (11/02/2019) menutup kegiatan HUT Gelora ke 63. Pada kegiatan tersebut Zabirin selaku ketua panitia acara mengucapkan Selamat datang kepada Bupati Natuna beserta rombongan telah bisa hadir didesa Air mali kecamatan Bunguran Utara.

Selaku pengurus berterimakasih  atas partisipasi seluruh panitia kegiatan sehingga terlaksana kegiatan HUT gelora ke 63 dengan sukses, yang mana kegiatan tersebut dilaksana pada tanggal 22 januari sampai 9 Feberuari 2019.

Ajang ini diselenggarakan bertujuan untuk mempererat ajang silahturahami serta memperkenalkan budaya di desa air mali Kecamatan Bunguran Utara.

Camat Bunguran Utara juga menyampaikan hal yang sama,  selamat datang kepada Bupati Natuna beserta istri dan rombongan telah menyempatkan hadir dan menyapa warga di Kecamatan Bunguran Utara. “Maaf kiranya jika dalam sambutan kurang maksimal, Camat berharap kunjungan Hamid di Kecamatan  Bunguran Utara  bisa berkelangsungan di setiap tahunnya,” Izhar menguraikan dalam harapannya.

Ditempat yang sama Hamid memperkenalkan rombongan  satu persatu , yaitu Kadis Perikanan Zakimin, asli putra daerah Kelarik. Sekertaris Dinas pendidikan dan Olahraga Tabrani dan Ketua Penggerak PKK.

Hamid sedih melihat jalan-jalan yang di laluinya, menuju kecamatan Bunguran Utara, banyak kondisi jalan masih rusak,. “hal ini akan menjadi PR buat saya dan akan saya sampaikan persoalan ini ke Provinsi Kepri”. Karena kewenangan yang  pegang propinsi, harapannya agar mereka segera memperbaiki,” ujarnya.

Kalau lah jalan menuju Kecamatan Bunguran Utara ini kewenangan daerah,  pasti sudah saya bangun karena jalan ini merupakan akses utama menghubungkan Kecamatan Bunguran Utara ke Kabupaten.  Tapi dikarenakan kewenangan Provinsi, kita hanya bisa desak dan desak teruslah, tapi hingga kini juga belum terealisasi.” Jelas Hamid

Lanjutnya lagi makanya saya juga sedih sebab kewenangan kabupaten kota hampir semua di kuasai di Provinsi. Contohnya laut provinsi, tambang propinvsi sumber daya alam kita provinsi, jadi kita dapat apa?.

Untuk itu alangkah baiknya kalau kita jadi Provinsi saja, agar kewenangan Kita bisa bertambah dari pada yang sekarang.

Hamid berharap semua lapisan masyarakat dan elemen bisa saling bahu- membahu dalam mewujudkan Natuna Anambas menjadi Provinsi.

Kalau jadi Provinsi, tentu sarjana-sarjana yang hampir 600 orang yang belum bekerja asli tempatan Natuna,  akan bisa bekerja di pemerintahan yang  baru.

Jadi ayo,  saya mengajak seluruh lapisan masyarakat kita bahu membahu mewujudkan impian ini. Tidak ada yang tidak mungkin jika Presiden Jokowi mau merestui hal ini,” ujar hamid

Sambungnya lagi, kita juga tahu Kabupaten Natuna, pemerintah pusat sangat konsen dalam membangun, maka itu kita harus banyak berterimakasih kepada bapak presiden Jokowi.

Tentu masyarakat pastilah sudah merasakan,  akan konsennya pembangunan Pemerintah Pusat ini.

Contohnya listrik, kita Sudah 24 jam, Ikan kita dibeli dengan hitungan Per Kg dan banyak lagi. Sehingga pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2018 kemaren naik, angka setara nasional sebesar 5,8 %. Hasil ini belum membuat Hamid puas. “Sebab dirinya akan merasa puas  apabila masyarakat disemua aspek sudah sejahtera.” Katanya.

Penutupan kegiatan Hut Gelora ke 63, Hamid juga membagikan Kartu KIS secara simbolis kepada Masyarakat Kecamatan Bunguran Utara. Turut hadir dalam acara penutupan berlangsung, Kepala Dinas Perikanan, Sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Ibuk Penggerak PKK, Danramil Bunguran Barat serta masyarakat setempat. (**)

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: