HMSTimes - What Happened Today? Bongkar Pasar Haji Bujang Hamdi, Bupati, Kasat Pol PP Juga Kadis Perindagkop Dilaporkan Ke Polres Hingga Presiden. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Bongkar Pasar Haji Bujang Hamdi, Bupati, Kasat Pol PP Juga Kadis Perindagkop Dilaporkan Ke Polres Hingga Presiden.

Bongkar Pasar Haji Bujang Hamdi, Bupati, Kasat Pol PP Juga Kadis Perindagkop Dilaporkan Ke Polres Hingga Presiden.

HMSTimes.com, Ketapang — Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati Ketapang, Kepala Disperindagkop juga kasat pol PP dilaporkan eks pedagang Pasar Haji Bujang Hamdi di dampingi Front Perjuangan Rakyat Ketapang(FPRK) ke Polres Ketapang.

Pelaporan tersebut buntut dari penggusuran Pasar Haji Bujang Hamdi Oktober kemarin, sebanyak 247 pedagang menuntut  ganti rugi kepada Pemda, pedagang berpendapat pembokaran tersebut tidak memiliki dasar, di karenakan bangunan atau lapak pedagang di bangun di atas tanah pribadi.

Salah satu pedagang Jamaladin menuturkan ” kedatangan kami ke polres untuk melaporkan Bupati, kasat Pol PP juga Kadis perindagkop ketapang, sebab dalam penggusuran tersebut kami dari para pedagang banyak yang di rugikan seperti bangunan barang dagangan dll.

” sehingga kita tetap mencari keadilan, yakni menempuh jalur hukum. Dalam hal ini juga kami merasa dikriminalisasi dengan adanya larangan oleh Pemda ke Pegawai Negeri Sipil (PNS) berbelanja di pasar haji bujang hamdi yang berlokasi di JL KH Mansyur kelurahan Tengah kecamatan Delta Pawan kabupaten Ketapang Kal Bar. Jika memang pasar itu illegal, makanya berikan izin nya”tutur dia kepada HMSTimes.com (07/11).

Menurut Ketua FPRK, Isa Anshari menegaskan” pembokaran yang dilakukan Pemda tersebut tidak memiliki dasar hukum, lantaran pasar tersebut di bangun diatas tanah pribadi.

Persoalan ini tidak hanya sampai di Polres saja, namun juga akan di laporkan ke ombudsman dan Komnasham RI, serta menyampaikan permasalahan ini kepada Presiden RI, agar dalam hal ini Bupati, kasat Pol PP juga Kadis Perindagkop untuk bertanggung jawab.

Lanjut dia ” Kedatangan kami ke Polres dengan maksud melaporkan serta menuntut tentang perusakan itu, bahkan bukti-bukti sudah diserahkan kepada Polres  Ketapang. Serta bukti kerugian dari 247 pedagang.

“Sementara total kerugian yang dituntut untuk diganti rugi oleh Pemkab dari 247 pedagang sebesar kurang lebih Rp 700 Juta diluar bangunan yang dirobohkan” tegas Isa.

Erwin

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: