HMSTimes - What Happened Today? Bobi, Sering Ribut Dengan Pegawai DPRD Kota Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bobi, Sering Ribut Dengan Pegawai DPRD Kota Batam

Bobi, Sering Ribut Dengan Pegawai DPRD Kota Batam

Taufik Humas DPRD Kota Batam dan Asril Sekretaris Dewan Kota Batam.

HMSTimes.com, Batam- Perlakuan Bobi selaku supir ketua DPRD Kota Batam yang arogan mengusir wartawan saat hendak berkunjung dan mewawancarain wakil Ketua 2 DPRD Kota Batam membuat Asril selaku Sekretaris Dewan terkejut.

Bobi bertugas sebagai supir ketua DPRD Kota Batam dan digaji oleh Pemerintah Kota Batam bukan sebagai Pamdal (pengamanan dalam) DPRD Kota Batam, papar Asril saat ditemuin di ruang kerjanya (27/9/2018).

Terkait pengusiran rekan-rekan wartawan kesalahan pribadi dari Bobi sebab sudah melebihi kapasitas tugas dan tanggung jawab sebagai supir ketua DPRD Kota Batam, terang Asril.

Untuk kejadian pengusiran rekan-rekan wartawan akan memanggil Bobi selaku supir ketua DPRD Kota Batam untuk mengevaluasinya, tutup Asril.

Hal senada juga disampaikan oleh Taufik selaku Humas DPRD Kota Batam sangat kecewa terhadap perbuatan Bobi selaku supir ketua DPRD Kota Batam mengusir wartawan hendak melakukan liputan ke ruang kerja Iman Sutiawan.

Untuk kejadian pengusiran rekan-rekan wartawan akan dibawakan Rapat bersama Sekwan dan Ketua DPRD Kota Batam untuk mengevaluasi Bobi, terang Humas DPRD Kota Batam.

Evaluasi akan kita berikan pendidikan khususnya semua pegawai yang bekerja kantor DPRD Kota Batam supaya berlaku santun kepada masyarakat serta rekan-rekan wartawan, tutup Humas DPRD Kota Batam.

Bobi selama bekerja sebagai pegawai honorer di kantor DPRD Kota Batam sering diketahui berselisih paham dengan sesama pegawai DPRD Kota Batam, keluh seorang pegawai yang tidak berkenan dipublikasikan namanya.

Menyikapi kejadian pengusiran wartawan serta keseringan bertengkar dengan sesama pegawai diharapkan untuk penerimaaan setiap pegawai seyogianya lebih selektif dengan dilakukan cek kesehatan, cek urine untuk membuktikan setiap pegawai tidak terlibat pengguna obat-obatan terlarang khususnya narkoba yang bisa mempengaruhi  kejiwaan mereka dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

(JP)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: