HMSTimes - What Happened Today? BKN Puasat Akan Menerapkan Sistem Kepegawaian Berbasis Daring | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > BKN Puasat Akan Menerapkan Sistem Kepegawaian Berbasis Daring

BKN Puasat Akan Menerapkan Sistem Kepegawaian Berbasis Daring

 

HMSTimes.com,Batam-Menyikatpi banyaknya permasalahan yang dihadapi pemerintah  baik dari segi administrasi yang dirasa rumit, tumpang tindihnya data kepegawaian, serta tidak adanya transparansi tentang kepegawaian, Badan kepegawaian negara (BKN) membuat sistem kepegaiawan yang terkoneksi dari pusat hingga ke daerah-daerah seluruh indonesia.

Dalam sambutannya Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana saat membuka rapat koordinasi kepegawaian BKN wilayah kerja regional V Jakarta di Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (27/4). mengatakan ” Sistem kepegawaian ke depan harus sudah digital dan dalam jaringan (online)”

“Kita harus naik kelas. Ke depan tidak ada lagi manual, harus online. Saya akan sedikit memaksa. Sudah ada sistemnya, silakan pakai,” kata Bima.

Sistem daring ini juga berfungsi untuk memudahkan pengurusan administrasi kepegawaian. Seperti pengurusan pensiun, kenaikan pangkat, dan sebagainya. Dengan adanya sistem ini pengurusan administrasi kepegawaian tidak perlu lagi datang ke Jakarta.

Bima menceritakan pernah ada suatu rombongan pegawai yang berjumlah 11 orang datang ke Jakarta. Untuk mengurus pensiun satu orang pegawai. Hal-hal seperti ini yang ingin diminimalisir dengan sistem daring, dan juga efisien.

Bima menegaskan bahwa dia tidak akan terima lagi kenaikan pangkat secara manual. Pensiun juga begitu, saya tidak mau lagi orang datang bawa dokumen menumpuk-numpuk,”

Menurut dia, selama ini masih banyak permasalahan dalam administrasi kepegawaian. Ada yang satu orang memiliki dua Nomor Induk Kepegawaian (NIP), dua orang satu NIP, ada yang sakit menahun tapi tidak diketahui keberadaannya, dan ada juga yang sudah pensiun namun tak mengurus jaminan hari tua. Bima mengatakan masih ada sekitar 5.000an pegawai yang belum jelas keberadaannya seperti kasus di atas, dengan sistem ini akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang kepegawaian ini. “Masih ada lima ribuan orang yang belum jelas ke mana ini orang,” ujarnya.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang hadir pada pembukaan rakor tersebut mengaku Batam siap terapkan sistem daring kepegawaian.

“Kami menyambut baik. Sudah waktunya untuk lakukan pelayanan berbasis digital. Sebenarnya kita (pemko Batam) sudah punya Simpeg, sistem manajemen kepegawaian,” kata dia.

Menurut Amsakar sudah cukup lama Batam menerapkan sistem berbasis digital, namun sistemnya belum sempurna. Ia ingin agar ke depan ketika ada pegawai yang sudah waktunya naik pangkat atau sudah mendekati masa pensiun, langsung muncul sinyalnya di Simpeg.

“Dalam menjalankannya juga kan harus ada operator. Operator juga sudah dilatih di Surabaya,” kata dia.

Keberadaan sisterm daring ini nantinya diharapkan akan meningkatkan efesiensi dalam kepengurusan administrasi, serta mencegah adanya calo-calo kepagawaian.

A.Zagoto

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: