HMSTimes - What Happened Today? Bicarakan Tiga Isu, Dalam Pertemuan Presiden Jokowi Dengan Ketua Majeli Nasional Vietnam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Bicarakan Tiga Isu, Dalam Pertemuan Presiden Jokowi Dengan Ketua Majeli Nasional Vietnam

Bicarakan Tiga Isu, Dalam Pertemuan Presiden Jokowi Dengan Ketua Majeli Nasional Vietnam

HMSTimes.com, Hanoi- Dalam kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi di Vietnam, Presiden bertemu dengan  Ketua Majelis Nasional Vietnam Nguyen Thi Kim Ngan di Hanoi, dan membahas tiga isu terkait kedua negara, Rabu (12/9).

Dalam pertemuan tersebut isu yang dibahas terkait kedua negara antara lain :

Pertama, Presiden menyambut baik kerja sama antarparlemen Indonesia-Vietnam.

“Kerja sama antar parlemen yang baik akan memperkaya hubungan Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam. Saya harap kerja sama parlemen juga dapat mempromosikan prinsip-prinsip demokrasi di kawasan,” kata Presiden.

Kedua, penguatan hubungan kemitraan strategis yang perlu terus diperkuat. Salah satunya, kemarin telah ditandatangani Rencana Aksi Implementasi Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam periode 2019-2023.

Presiden menuturkan rencana aksi memperluas bidang kerja sama kemitraan Indonesia-Vietnam seperti inovasi industrial dan intellectual property, ekonomi kreatif, ekonomi digital, serta pengembangan sumber daya manusia dalam rangka menghadapi Revolusi Industri 4.0.

“Keberhasilan implementasi rencana aksi akan bantu kita hadapi ekonomi global yang terus tidak menentu. Untuk itu saya harap dukungan dari Yang Mulia dan parlemen Vietnam,” lanjutnya.

Ketiga adalah kerja sama sosial budaya. Menurut Presiden kerja sama people-to-people akan mempererat hubungan masyarakat secara nyata.

“Untuk itu Indonesia-Vietnam perlu tingkatkan konektivitas kedua negara,” katanya.

Dalam bidang ini, Presiden juga menyambut baik implementasi dari kerja sama sister city/sister province seperti pembentukan Ba Ria Vung Tau Trade Center di Kota Padang.

Selain itu juga pertemuan bisnis antar pengusaha dari Kota Ba Ria, Vung Tau dan Padang, Sumatra Barat, dan kerja sama dalam penataan ruang kota, ruang terbuka hijau, konservasi situs bersejarah, dan manajemen kota satelit.

“Kerja sama seperti ini juga akan meningkatkan interaksi antar masyarakat kedua negara,” ucap Presiden.

Pada awal sambutannya, Kepala Negara tak lupa menyampaikan ucapan selamat atas peringatan ke-73 Hari Nasional Vietnam pada tanggal 2 September 2018. Ia pun mendoakan agar perdamaian dan kemakmuran senantiasa menyertai rakyat Vietnam.

“Indonesia dan Vietnam merupakan satu keluarga besar ASEAN. Persahabatan antara kedua negara terjalin sejak masa Presiden Soekarno dan Presiden Ho Chi Minh,” kata Kepala Negara.***

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: