HMSTimes - What Happened Today? Bawaslu Natuna Bersama Panwaslucam Bunguran Timur Gelar Patroli Terkait Alat Peraga Kampanye | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bawaslu Natuna Bersama Panwaslucam Bunguran Timur Gelar Patroli Terkait Alat Peraga Kampanye

Bawaslu Natuna Bersama Panwaslucam Bunguran Timur Gelar Patroli Terkait Alat Peraga Kampanye

HMSTimes.com, Natuna – Dipersimpangan  jalan sudah mulai terlihat Alat Peraga Kampanye, spanduk ataupun baliho caleg, berbagai pose tampilan senyum manis, publik figur dan aura intelektual. Politikus-politikus dari berbagai partai politik yang menjadi peserta untuk mengikuti ajang pesta demokrasi pemilihan umum serentak, yaitu pemilihan Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD, yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019.

Warna Warni  bendera partai dan lambang kebesaran partai yang akan mengikuti pesta demokrasi, pemilu serentak tahun ini, menghiasi di setiap persimpangan jalan. Pemandangan kegiatan rutin diseluruh Nusantara Republik Indonesia, pada setiap Pemilihan Umum (PEMILU).

“Tugas dan fungsi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Natuna, berpacu dengan waktu, terus melaksanakan eksistensi tugas dan fungsinya secara bersama sama. Yaitu berkoordinasi dengan seluruh jajaran panwaslucam di setiap kecamatan di Kabupaten Natuna. untuk penegakan ketentuan aturan dan peraturan pemilu yang berlaku.

Salah satunya agenda kerja kita pada hari ini, yaitu melaksanakan patroli terkait ketertiban pemasangan dan penggunaan Alat Peraga Kampanye (APK). Ungkapan Ketua Bawaslu Kabupaten Natuna, Khairur Rizal, Sabtu pagi (2/2/2019), saat bertemu HMSTimes.com, di simpang tugu gasing, JL H.Adam Malik, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur. Saat melaksanakan patroli beserta jajaran, bersama ketua panwaslucam Bunguran Timur  Salohot Lubis, juga beserta jajarannya.

Khairur Rizal menyampaikan penjelasan, patroli bertujuan untuk menginventarisir Alat Peraga Kampanye yang tidak sesuai ketentuan, baik desain maupun zona.  Dari hasil inventarisir ini kita sampaikan ke parpol yang  melanggar untuk memperbaiki dalam waktu 3×24 jam. Apabila dalam batas waktu tersebut, pelaksana kampanye peserta pemilu tidak mengindahkan, maka bawaslu akan menertibkan setelah berkoordinasi dengan aparat satpol PP.” Katanya.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: