HMSTimes - What Happened Today? Bawa Sabu Dalam Anus di Tangkap Bea dan Cukai Batam | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bawa Sabu Dalam Anus di Tangkap Bea dan Cukai Batam

Bawa Sabu Dalam Anus di Tangkap Bea dan Cukai Batam

HMSTimes.com, Batam – Petugas Bea dan Cukai Kota Batam yang bertugas di Pelabuhan Internasional Batam Center, Batam mengamankan satu orang penyelundup narkoba jenis sabu, Senin (17/7/2017).

Pelaku bernama Safuan (33) warga Bengkong, Batam masuk melalui pelabuhan Internasional Batam Center menggunakan Kapal Fery Citra Line 3 pukul 18.30 wib.

“Petugas kita (BC Batam-red) mengamankan satu orang pelaku membawa sabu bernama Safuan” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Tipe B Batam, Raden Evy Suhartantyo, kepada HMSTimes.com, Selasa  (18/7/2017),

Pelaku yang pertama kali turun dari Kapal Citra Line 3 tergesah-gesah sehingga menimbulkan kecurigaan petugas Bea dan Cukai (BC) Batam. Lalu petugas memeriksaan paspor, selama 3 bulan pelaku melakukan perjalanan 8 kali. Dan perjalanan hanya 1 hari. Hal ini menimbulkan kecurigaan baru. Petugas melakukan pemeriksaan badan. Setelah di periksa bagian bawah dan dilakukan interogasi terhadap pelaku,  akhirnya pelaku mengaku membawa sabu. Pelaku telah melakukan sebanyak 3 kali dan sabu tersebut berasal dari Situlang Laut Malaysia, papar R. Evi di ruang kerjanya, Kantor KPU Bea dan Cukai kota Batam.

Safuan dibawa petugas ke Rumah Sakit Elisabeth untuk dilakukan rontgen. Dari hasil rontgen rumah sakit dicurigai ada benda yang disembunyikan didalam anus.

Pihak BC Batam berhasil mengeluarkan sabu-sabu dari anus pelaku. Ada dua paket sabu-sabu yang berhasil dikeluarkan pihak BC Batam. Satu paket pertama yang dikeluarkan seberat 32 gram dan paket kedua seberat 54 gram dan total berat sabu yang berhasil diamankan 86 gram sabu-sabu.

“Paket yang pertama seberat 32 gram, dan paket yang kedua agak lama karena lebih besar beratnya 54 gram. Jadi totalnya 86 gram”, jelas R.Evi.

Ada pun modus pelaku membawa sabu adalah faktor ekonomi. Pelaku dibayar Rp. 8 juta. Pelaku dan barang bukti sabu diserahkan ke Polresta Barelang.

“Hasil interogasi kami, pelaku dibayar delapan juta rupiah. Pelaku dan barang bukti telah kami serahkan ke Polresta Barelang”, tutupnya.

sr

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: