HMSTimes - What Happened Today? Bantuan Pembangunan MCK di Desa Pian Tengah Timbulkan Rasa Kecewa Rozali | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bantuan Pembangunan MCK di Desa Pian Tengah Timbulkan Rasa Kecewa Rozali

Bantuan Pembangunan MCK di Desa Pian Tengah Timbulkan Rasa Kecewa Rozali

Atap bangunan yang tidak ada pengikat dari besinya

HMSTimes.com, Natuna – Bantuan pembangunan MCK di desa Pian Tengah, wilayah administratif Kecamatan Bunguran Barat, yaitu bantuan langsung masyarakat direktorat kesehatan lingkungan, direktorat jenderal kesehatan masyarakat, kementerian kesehatan RI  tahun anggaran 2018. menimbulkan rasa kecewa Rozali dan keluarga, selaku warga dan tokoh masyarakat. Bantuan pembangunan MCK sangat membantu masyarakat, menciptakan kesehatan lingkungan desa. Seharusnya dikerjakan dengan baik sebagaimana semestinya. Ungkapan Rozali, (20 /1/2019), kepada HMSTimes.com.

“Pembangunan MCK di desa Pian Tengah berjumlah 20 buah untuk 20 rumah, tidak terlihat keberadaan papan plang proyek saat pembangunan berlangsung. Diduga seluruh pondasi bangunan tidak menggunakan struktur besi, dan serta tidak ada terlihat besi di setiap sudut bangunan untuk mengikat kerangka atap. Hal ini menimbulkan pertanyaan, terkait bagaima sebenarnya spek teknis bantuan pembangunan MCK bagi masyarakat desa Pian Tengah, jelas Rozali.

Bangunan yang beda ukuran dengan Bangunan yang dibangun kepda keluarga Rozali

Bantuan bangunan MCK untuk keluarga Rozali, dirinya mengatakan berbeda ukuran bangunan,  jumlah atap yang dipergunakan, sudah berbeda jumlah, dan juga kondisi plesteran dinding belum rapi sudah langsung di cat.  Bantuan pembangunan MCK untuk keluarga Rozali hanya berjumlah 3 atap. Sementara 19 bangunan MCK lainnya berjumlah 4 atap. Kondisi ini sangat membuat semakin menjadi tidak enak hati. ” Apa salahnya?, Seharusnya adil”, katanya Rozali

Kekecewaan yang dialami Rozali dari bantuan pembangunan MCK bagi keluarganya, juga mengatakan, seharusnya pekerjaan selesai  dan diterima dengan hasil yang baik. Tidak menimbulkan rasa kekecewaan,” pungkasnya.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: