HMSTimes - What Happened Today? Bangunan Mesjid Mangkrak, Camat Tidak Ambil Pusing | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Bangunan Mesjid Mangkrak, Camat Tidak Ambil Pusing

Bangunan Mesjid Mangkrak, Camat Tidak Ambil Pusing

HMSTimes.com, Natuna- Ahmad terlihat acuh tak acuh ketika awak media ini, berserta rekannya berkunjung ke Kantor Camat Bunguran Timur laut,(29/08/2018).

Pada hal kunjungan kedua wartawan, guna meminta keterangan terkait pembangunan  mesjid Kecamatan di belakang mesjid Roudhotul Falah, terletak di Desa Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Pasalnya bangunan itu sudah delapan tahun, mangkrak. Akibatnya sejumlah masyarakat mempertanyakannya.

Sayangnya , kepedulian camat sudah lama ‘Berkarat’ di Kecamatan Bunguran Timur Laut ini, kurang peduli .Lalu timbul pertanyaan, bagai mana mungkin Ahmad bisa bertahan di Kecamatan Bunguran timur Laut selama 7 tahun?.Sedangkan rasa kepedulian terhadap warganya kurang?. Pertanyaan seperti ini mulai bermunculan. Sebab, jabatan camat paling lama di satu daerah 3 tahun saja, namun Ahmad menjadi camat juara bertahan .

Pada hal kedatangan kedua kuli tinta ini, ingin menggali informasi terkait mangkraknya pembangunan masjid diwilayahnya. Namun respon sang Camat kurang peduli dan terkesan alergi  wartawan.

Awalnya sang Camat mengarahkan kepada Sekcam.Tapi karena sekcam baru, maka diminta kembali kepada Camat.

Lewat salah satu stafnya, lelaki tinggi, berbadan gempal, tidak mau ditemui wartawan. Ia malah mengatakan tidak tahu jalan cerita pembangunan masjid.” Apa yang dikatakan sekcam sama aja dengan pak Camat”, ujar staf perempuan itu menirukan ucapan Ahmad.

Media merupakan kontrol sosial, dan ini merupakan fungsi dan tugas Jurnalistik. Dengan adanya sikap tidak terpuji di tunjukkan  Camat Bunguran Timur Laut, sudah seharusnya Bupati Natuna memberikan teguran kepada perangkatnya. Kemungkinan besar Pak Camat sudah bosan menjadi Camat, sudah waktunya dinonaktifkan sebagai camat saat adanya mutasi nanti. Sehingga bisa sebagai contoh bagi yang lain. Wartawan mitra kerja,dan fungsi kontrol sosial.

Wartawan dalam menjalankan tugas dilindungi  Undang Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Barang siapa dengan segaja menghambat ataupun menghalang halangi tugas pokok jurnalis bisa dikenakan hukuman dan denda ratusan juta rupiah.

(Lubis)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: