HMSTimes - What Happened Today? Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus “ Kenaikan Harta Pejabat Negara Hal Yang Wajar” | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus “ Kenaikan Harta Pejabat Negara Hal Yang Wajar”

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus “ Kenaikan Harta Pejabat Negara Hal Yang Wajar”

HMSTimes.com, Batam – Pemberitaan  terkait harta kekayaan Cawako Tanjungpinang Lis Darmansyah  yang akan berlaga di pilwako tahun ini yang dilaporkan  ke Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) pada 5 Januari 2018, berjumlah Rp 7.272.276.913,-.

Dibeberapa media, harta yang di laporkan banyak  mengundang tanda tanya, dan persepsi berbeda di masyarakat. Dimana berdasarkan pemberitaan di beberapa media di Kepri, kenaikan  harta kekayaan Lis yang di laporkan ke KPK,  banyak masyarakat yang berprasangka tidak wajar.

“ Seperti dikutip dalam acch.kpk.go.id/pengumuman-lhkpn, harta Lis Darmansyah pada 15 Juni 2012 tercatat Rp 2.378.467.500 dan pada 30 November 2015 naik menjadi Rp 3.967.630.789.

Sementara harta Lis yang dilaporkan pada 5 Januari 2018 berjumlah Rp 7.272.276.913 dalam informasi LHKPN bakal calon kepala daerah 2018 belum tersedia datanya di acch.kpk.go.id/pengumuman-lhkpn. Pelaporan LHKPN yang tersedia datanya adalah pelaporan pada 22 Oktober 2004, 15 Januar1 2012 dan 30 November 2015. “  seperti di kutip dari laman Batamtoday.com, Minggu 21-01-2018.

Menanggapi hal ini, Petrus M. Sitohang selaku anggota komisi I DPRD Kota Tanjungpinang dari fraksi PDI Perjuangan kepada HMSTimes.com mengatakan, bahwa  kenaikan itu saya tidak bisa berasumsi yang tidak-tidak jika datanya tidak saya baca, karena kenaikan itu saya tidak tahu apakah angka tersebut sudah angka netto atau angka gross, jelasnya di bilangan Batu tujuh kota Tanjungpinang. Senin (22/1/18)

Lanjut Petrus ,tetapi secara logika kenaikan itu wajar,  sebagai pejabat negara  pasti kenaikan itu ada, sebab selain gaji, tunjanganpun ada, dan selama ini beliau (Lis Darmansyah) pun tidak ada kita dengar mengalami musibah sehingga mengurangi hartanya.

Kemudian seseorang yang melaporkan harta kekayaannya ke KPK, semua harta baik yang bergerak maupun tidak tetap dilaporkan, nah kita bisa menilai jika harga rumah dan tanah semakin lama semakin naik, jadi wajar kenaikan itu ada, sebab untuk melaporkan kembali hartanya rumah dan tanah yang dimiliki akan diikutkan, dimana harga yang jauh berbeda dengan harga tahun-tahun sebelumnya. Tutupnya,

Simon STp

Editor : A.Z

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: