HMSTimes - What Happened Today? AMPERA Unjuk Rasa Dan Tuntut 5 Point Ini Kepada Pemkab Labuhan Batu | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > AMPERA Unjuk Rasa Dan Tuntut 5 Point Ini Kepada Pemkab Labuhan Batu

AMPERA Unjuk Rasa Dan Tuntut 5 Point Ini Kepada Pemkab Labuhan Batu

HMSTimes.com, Medan- Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) berunjuk rasa di halaman depan Kantor Bupati Kabupaten Labuhanbatu di Rantauprapat, Selasa (11/12), sekira pukul 10.00 WIB.

Massa Ampera yang dipimpin koordinator aksi, Hasanul Habibi Harahap, dan koordinator lapangan (Korlap), Khairil Hanif Nasution, ditemui langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT.

Hasanul Habibi Harahap, dalam orasinya menyampaikan pernyataan sikap yang berisi 5 point tuntutan Ampera kepada Pemkab Labuhanbatu.

5 point tuntutan tersebut adalah :

Pertama : Meningkatkan anggaran beasiswa untuk Tahun Anggaran 2019 minimum Rp. 2 juta/mahasiswa.

Kedua : Agar Kabag Kesra Pemkab Labuhanbatu menjelaskan prosedur pengajuan permohonan beasiswa dan memberikan data penerima beasiswa TA. 2018.

Ketiga : Plt. Bupati Labuhanbatu harus memberhentikan/memecat oknum ASN yang pernah menjadi terpidana korupsi, sesuai dengan Keputusan Bersama Mendagri, Menteri PANRB dan Kepala Badan BKN, tanggal 13 September 2018, Nomor : 182/6597/SJ, Nomor 2015 Tahun 2018 dan Nomor : 153/KEP/2018 Tentang Penegakan Hukum Terhadap ASN yang telah dijatuhi hukuman yang berkekuatan hukum tetap.

Keempat : Kejari Labuhanbatu, KPK, dan atau pihak yang berwenang untuk memeriksa Plt. Bupati H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT, dan Ketua DPRD, Dahlan Bukhari serta sejumlah anggota dewan lainnya terkait dugaan kasus korupsi dan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Labuhanbatu non aktif, H Pangonal Harahap.

Kelima : Pemkab Labuhanbatu harus melibatkan secara intensif civitas akademika dalam perencanaan dan pembuatan Peraturan Daerah (Perda), sesuai Undang-Undang Nomor 12/2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan.

Dihadapan massa Ampera tersebut, H Andi Suhaimi Dalimunthe mengatakan bahwa selaku Plt. Bupati Labuhanbatu, dia selalu bersikap positif serta tidak pernah menghindar untuk ditemui bila ada penyampaian aspirasi dari masyarakat, terutama mahasiswa.

“Lebih kurang baru 4 bulan saya menjabat sebagai Plt. Bupati Labuhanbatu, kita sudah berupaya maksimal menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp. 550.000/mahasiswa untuk tahun 2018 ini. Tahun 2019 nanti, saya sudah targetkan Rp. 8 Milyar hingga Rp. 9 Milyar dana bantuan beasiswa untuk mahasiswa Labuhanbatu secara keseluruhan,” ujar Andi.

Tentang masalah 3 orang ASN di jajaran Pemkab Labuhanbatu yang pernah tersandung kasus pidana korupsi, H Andi Suhaimi Dalimunthe mengatakan sudah menerima keputusan yang dikeluarkan/diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Atas jwaban dan tanggapan Plt. Bupati Labuhanbatu, massa Ampera membubarkan diri dengan tertib menuju kampusnya masing-masing.

Namun jika tuntutan mereka tidak direalisasikan Pemkab Labuhan Batu maka Ampera akan kembali turun kejalan dengan jumlah massa yang lebih besar.

(Sabar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: