HMSTimes - What Happened Today? Aksi Penolakkan Kenaikkan TDL Batam Makin Meluas | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Aksi Penolakkan Kenaikkan TDL Batam Makin Meluas

Aksi Penolakkan Kenaikkan TDL Batam Makin Meluas

HMSTimes.com,Batam- Aksi penggalangan tanda tangan warga Batam sebagai petisi penolakkan warga terkait kenaikan Tarif dasar listrik (TDL) masih terus berlanjut, aksi kali ini di laksanakan di komplek pasar Fanindo Batu Aji Kota Batam dengan membentang kain putih sepanjang 27 meter untuk di bubuhkan tanda tangan di atasnya, Sabtu (23/92017)

Aksi penggalangan tanda tangan yang di pelopori oleh Pelopor Pergerakan Pewarta Publik Wajah Bangsa (P4WB) Kecamatan Batu Aji, menyita perhatian warga  sekitar dan antusias membubuhkan tanda tangan mereka di atas kain putih yang di siapkan setelah mendapatkan penjelasan dari peserta aksi penggalangan tanda tangan, maksud dan tujuan aksi tersebut.

Ketua P4WB Kecamatan Batu Aji, Aris memaparkan kepada masyarakat lewat pengeras suara terkait alasan penolakan serta tahapan kenaikkan yang tidak pro rakyat sesuai Pergub no 21 tahun 2017 tentang kenaikan tarif dasar listrik kota Batam, ” Bulan maret kemarin PLN sudah menaikkan tarif 15 %, bulan september ini naik lagi 15 % dan pembayaran mulai bulan oktober, serta perlu di ketahui bahwa pada bulan desember untuk menggenapi anjuran Pergub tersebut PLN Batam akan menaikkan lagi 15 % jadi genap 45 % kenaikan tahun ini “, jelasnya.

Ketua P4WB Kota Batam Putra Purba kepada HMSTimes.com, Bahwasanya kegiatan penggalangan tanda tangan ini akan terus di lakukan di setiap kecamatan di kota Batam, namun waktu dan tempatnya serta giliran kecamatan selanjutnya belum ada kepastian. Tuturnya.

Adapun tujuan penggalangan tandatangan tersebut adalah sebagai dasar P4WB untuk menggugat keputusan Gubernur Kepri atas kenaikan listrik yang tertuang dalam Pergub no 21 tahun 2017.

A.Z

simak videonya,

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: