HMSTimes - What Happened Today? Aksi OPLO Turun Ke Jalan, Menuntut Kejari Batam Tangkap Tersangka Tjipta Fudjiarta | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Aksi OPLO Turun Ke Jalan, Menuntut Kejari Batam Tangkap Tersangka Tjipta Fudjiarta

Aksi OPLO Turun Ke Jalan, Menuntut Kejari Batam Tangkap Tersangka Tjipta Fudjiarta

HMSTimes.com, Batam – Ratusan massa melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan Negeri Batam Pada, kamis (15/02/2018)

Sejumlah massa yang tergabung dari Organisasi dan Paguyuban LSM OKP (Oplo) melakukan aksi menuntut agar  Tjipta Pujiarta tersangka kasus penipuan saham BCC hotel segara dilimpahkan di pengadilan.

Kemudian Salah satu dari massa mengatakan, tujuan dari aksi ini mereka mendesak agar Kejari Batam  segera melimpahkan kasus tersangka Tjitpa Fudjiarta, penipuan dan penggelapan saham BCC Hotel, jangan pernah kalian perjualbelikan hukum dan perkara di Batam dengan memihak kepada tersangka tjipta Fudjiarta.

“Kasus yang menimpa saudara kami Conti Chandra, conti Chandra sudah banyak membantu masyarakat. Kini Conti Chandra di perlakukan tidak adil oleh Kejari, kami turun kejalan sebagai anak bangsa yang di berlakukan tidak adil, kami kecewa kepada pemerintah di negeri ini yang menjual keadilan, kami minta Tjipta Fudjiarta di tangkap dan diadili, kalau beliau tidak di tangkap hari ini kami akan tidur di sini, sudah 37 hari ia menghirup udara bebas tanpa kasus di limpahkan. Mohon jangan permainan hukum sama juga mempermainkan rakyat. Ada apa dengan Kejaksaan kenapa Conti di tangkap dan melepaskan Tjipta di malam hari,”ujar Yulianto, orator pendemo.

kemudian Budi dari LSM Lumbung Onformasi Masyarakt (LIRA) yang tergabung di aksi tersebut mengatakan.”Kami minta bapak Kejari keluar menemui kami, jangan ada diskriminasi kalian ada cara memberlakukan hukum, kami juga ada cara memberlakukan hukum, jangan sampai hukum rimba kami Berlakukan di Batam, kami minta tutup hotel BCC. Ada apa dengan Kejari ini apakah duit yang bermain disini, “ujar Budi.

Kemudian Kepala Kejari Batam R. Adi Wibowo saat menemui para pendemo mengatakan, ia sudah menerima perwakilan dari pendemo dan menerima apa yang menjadi tuntutan.

“Semua harus menghargai, kami telah bertemu perwakilan dari saudara semua sudah saya terima dari saudara, jangan anarkis karena negara ini negara hukum, “ujarnya.

Yuyun

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: