HMSTimes - What Happened Today? Akibat Gempa Lombok, Sedikitnya 480-an Gedung Sekolah Hancur Dan Fasilitas Kesehatan Lainnya Akan di Tangani Daerah | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Akibat Gempa Lombok, Sedikitnya 480-an Gedung Sekolah Hancur Dan Fasilitas Kesehatan Lainnya Akan di Tangani Daerah

Akibat Gempa Lombok, Sedikitnya 480-an Gedung Sekolah Hancur Dan Fasilitas Kesehatan Lainnya Akan di Tangani Daerah

Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi

HMSTimes.com, Lombok- Gempa bumi yang telah menggoncang bumi Lombok, Nusa Tenggara  Barat (NTB) pada hari minggu berkekuatan 7.0 SR dan disusul 6.2 SR pada hari kamis siang (9/8/2018) sejauh ini sudah banyak menghancurkan bangunan dan fasilitas umum, dan tercatat sudah 480-an gedung sekolah yang hancur, kata Zainul Majdi, Gubernur NTB.

Selain sekolah, rumah sakit juga banyak yang hancur dan puskesmas-puskesmas rata-rata habis, sehingga pelayanan kepada korban dilakukan di rumah sakit lapangan. kata Gubernur NTB dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (10/8) sore.

Gubernur NTB, mengucapkan terimakasih kepada Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek yang mempunyai komitmen untuk melengkapi semua sarana-sarana itu segera.

Untuk penanganan para pengungsi, Zainul Majdi menyampaikan bahwa karena pengungsi ini kemungkinan cukup lama berada di tempat pengungsian, maka Pemerintah Provinsi NTB meminta agar tenda-tenda yang ada itu adalah tenda yang bisa bertahan lama sampai selesai proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Presiden Jokowi yang memimpin rapat terbatas terkait gempa Lombok, memutuskan untuk membuat payung hukum dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) yang menegaskan, walaupun bencana ini tetap ditangani oleh daerah tetapi seluruh dukungan, support itu akan maksimal diberikan oleh pemerintah pusat.

Dalam rapat terbatas itu juga disepakati bahwa sambil berjalan tanggap darurat ini pemerintah memulai proses rehabilitasi dan rekonstruksi diawali dengan pembersihan

Gubernur NTB mengusulkan prioritas untuk evakuasi 3 kecamatan yaitu Gangga, Bayan, dan Kayangan.(*)

Sumber : Setkab.go.id

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: