HMSTimes - What Happened Today? Ada 13 Parpol Tidak Bisa Menjalani Proses Penelitian Administrasi | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Ada 13 Parpol Tidak Bisa Menjalani Proses Penelitian Administrasi

Ada 13 Parpol Tidak Bisa Menjalani Proses Penelitian Administrasi

HMSTimes.com, Batam- Batas penyerahan berkas partai politik (Parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk di Verifikasi sebagai syarat partai politik yang akan ikut serta dalam pesta demokrasi tahun 2019 telah berakhir pada tanggal 16 oktober 2017 kemarin, namun dari sekian partai politik yang mendaftar, ada 13 parpol yang tidak lengkap dan di anggap gugur.

Sebanyak 13 parpol akhirnya menyerah dan tidak dapat melanjutkan tahapan pendaftaran Pemilu 2019. Mereka tidak bisa menjalani proses penelitian administrasi.

Adapun ke 13 parpol tersebut : Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo).

Dari Hasil rekap data sipol menyebutkan bahwasanya ke 13 parpol tersebut tidak dapat melanjutkan pendaftarannya di sebabkan belum lengkapnya berkas pendaftaran dan belum terpenuhinya syarat keanggotaan di tingkat provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.

Sementara itu, sebanyak 14 parpol yang telah diterima pendaftarannya yakni Partai Perindo, PSI, PDIP, Hanura, Nasdem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrat dan PKB.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Evi Novida Ginting Manik, mengatakan sebanyak 13 partai politik (parpol) dipastikan tidak bisa melanjutkan tahapan pendaftaran Pemilu 2019. Ke-13 parpol tersebut tidak bisa menjalani proses penelitian administrasi.

Evi menjelaskan, KPU telah menerima penyerahan berkas pendaftaran dari 27 parpol. Selanjutnya, sebanyak 14 parpol dinyatakan lengkap berkasnya dan diterima pendaftarannya oleh KPU.

“Sudah kami berikan tanda terima kepada 14 parpol tersebut. Sementara itu, 13 parpol lain dinyatakan tidak lengkap (berkasnya) setelah kemarin itu kami menyelesaikan tahapan pemeriksaan berkas syarat pendaftaran,” ujar Evi kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).

Dia melanjutkan, KPU akan memberitahukan status 27 parpol pendaftar secara resmi. Pemberitahuan itu terkait status 14 parpol yang dapat menjalani penelitian administrasi dan 13 parpol yang tidak bisa mengikuti tahapan itu. “Jadi ini tentu akan kami beritaukan kepada masing- masing parpol,” tutur Evi.

Dia mengungkapkan tahapan penelitian administrasi akan berlangsung hingga 15 November. Penelitian administrasi akan menyisir berkas-berkas terkait kelengkapan parpol dan keanggotaan parpol.

“Yang berkasnya tidak lengkap tentu tidak bisa kami teliti secara administrasi. Penelitian administrasi hanya dapat kami lakukan terhadap mereka (parpol) yang sudah kita nyatakan lengkap (berkasnya) dalam tahap pendaftaran,” tambah Evi.(*)

JP

Editor : A.Z

Sumber : kabarpolisi.com

 

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: