HMSTimes - What Happened Today? 6 Karyawan PT.JV Masih Di Tahan, Padahal Kesepakatan Damai Sudah Ada | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > 6 Karyawan PT.JV Masih Di Tahan, Padahal Kesepakatan Damai Sudah Ada

6 Karyawan PT.JV Masih Di Tahan, Padahal Kesepakatan Damai Sudah Ada

HMSTimes.com, Kayong Utara- sudah satu bulan lebih 6 Karyawan PT. JV di tahan, sejak dari tanggal 15 februari 2018 lalu hingga hari ini 21 maret 2018 karena kasus Mal Administrasi, yakni pemalsuan data Finger Print atau basen digital di perusahaan Sawit PT. Jalin Vaneo Kecamatan simpang hilir kabupaten kayong utara.

Jalan mediasi telah di tempuh dari mulai keluarga, aparatur desa bahkan di bawa hingga lembaga DPRD Kayong Utara yang ikut memfasilitasi mediasi antara pihak perusahaan dan keluarga tersangka. Setelah beberapa kali pertemuan dan komunikasi akhirnya terjadi kesepakatan damai.

Penandatangan kesepakatan damai tersebut secara resmi juga tertulis dalam surat PT Jalin Vaneo bernomor : 30/GM-JV/ PEMB.III/2018 , yang di sampaikan ke lembaga DPRD kabupaten Kayong Utara pada tanggal 04 Maret 2018, yang juga di tembuskan kepada POLSEK Simpang Hilir, Kejaksaan Negeri Ketapang, dan Dinas  Tenaga Kerja Kayong Utara.

Namun hingga hari ini yaitu tanggal 21 Maret 2018 , pada kenyataanya surat perjanjian damai tersebut belum berefek, ke enam tersangka tersebut masih meringkuk di tanahan dan belum ada tand- tanda di bebaskan.

Menurut Ketua DPRD Kayong Utara, M. Sukardi saat memberikan tanggapan via Whats App menyatakan jika dengan adanya surat damai tersebut ia fikir semua sudah selesai, ia tak menyangka jika ke enam tersangka tersebut masih dalam tahanan.

Salah seorang istri dari tersangka, mengharapkan kepada siapapun yang bisa menolong untuk dapat membebaskan suami mereka sebab perjanjian damai sudah di tanda tangani dan  perdamaian sudah di sepakati, jadi tidak ada lagi masalah. Kami sudah memenuhi permintaan dari Pihak manajemen untuk membuat pernyataan yang mana pihaknya berjanji akan mencabut gugatan, namun kenapa sampai hari ini masih saja terkurung ? Keluh istri tersangka.

Verry Lim  penasehat Buruh dari Serikat buruh Patriot Pancasila menyatakan, “jika dari awal memang perusahaan tidak mau berdamai ya sudah jangan di ulur-ulur dan di beri ruang, agar bisa menempuh jalan lain ini sekarang mereka toh juga akan di giring terus ke proses hukum, jadi apa gunanya mediasi dan surat perjanjian damai ? Semestinya Jika sudah Damai ya kasusnya selesai. Keenam orang ini ibarat jatuh tertimpa Tangga lagi,  sudahlah di penjara, otomatis tidak bekerja lagi dan hak-hak mereka tidak di berikan seperti uang PHK, penghargaan masa kerja dan lain sebagainya,”Ungkap Verry lim

PihakPT. JV saat di konfirmasi via Telpon, menyatakan bahwa mereka sudah mencabut gugatan itu, masalah selanjutnya adalah wewenang dari penyidik.

Erwin

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: