HMSTimes - What Happened Today? 2 Tersangka Pembantu Kaburnya 6 Terdakwa Ilegal Fishing, Berhasil Diamankan. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > 2 Tersangka Pembantu Kaburnya 6 Terdakwa Ilegal Fishing, Berhasil Diamankan.

2 Tersangka Pembantu Kaburnya 6 Terdakwa Ilegal Fishing, Berhasil Diamankan.

HMSTimes.com, Natuna-Berkat niat yang baik dan usaha yang serius akhirnya berbuah hasil dengan tertangkapnya 2 tersangka yang telah diamankan di Polres Natuna,(19/6/2018), barang bukti 2 unit Hp, 1 sepeda motor dan uang sejumlah Rp 1.840.000. Kedua tersangka tersebut tersandung hukum akibat keterkaitan mereka dengan Kaburnya 6 Terdakwa Ilegal Fishing berkewarganegaraan Vietnam. 1 orang penjual pompong dan Membuat Laporan Palsu, (ES), berumur 32 tahun,Warga Jemengan, Kecamatan Bunguran Timur. Dikenakan pasal 242 ayat 1 dan pasal 220 dan atau pasal 221 ayat 1 Jo pasal 55 ayat 1 KUHP ancaman maksimal 7 tahun penjara. Telah membuat laporan Palsu bahwasanya pompong miliknya hilang. Berdasarkan hasil Penyidikan penyidik Polres Natuna pompong tersebut dijual seharga Rp. 4.000.000, kepada Terdakwa Ilegal Fishing Yang Kabur. Dan satu orang lagi selaku memfasilitasi prasarana Pelarian, (A), Warga Ranai, jl Dtk Mohd Benteng, Kecamatan Bunguran Timur,berumur 60 tahun, membantu pengadaan Bahan Bakar,dan Ransum 6 terdakwa Ilegal Fishing Warga Negara Vietnam Yang Kabur. Aktivitasnya (A) sehari harinya yaitu tukang ojek, dikenakan pasal 242 ayat 1 dan atau pasal 220 KUHP.

Hal ini dikatakan Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto.SIK, saat konfrensi Pers, bersama ketua DPRD Natuna,Danlanal Ranai dan Kajari Natuna,diruangan Intelkam,Polres Natuna,(20/6/2018). Kedua tersangka membantu rangkaian teknis Kaburnya 6 terdakwa Ilegal Fishing.” Saya menghimbau semua pihak menjaga suasana yang kondusif.” Seluruh rangkaian dalam mengungkap kasus ini adalah merupakan sebuah hal yang luar biasa dari hasil Kerja keras dan upaya bersama yang baik.” Jelasnya Kapolres

Selanjutnya Kajari Natuna, Juli Isnur, SH, MH mengatakan kejaksaan mengedepankan keseriusan dengan berkoordinasi dengan Lanal Ranai dan Polres Natuna untuk menindak serius hal yang telah terjadi.” Kita akan terus mengembangkan kasus ini,dengan sudah diamankannya 2 tersangka oleh pihak Polres Natuna.” Pihak Kejaksaan telah menyurati kedutaan besar Vietnam di Jakarta, memberitahukan bahwasanya warga negara Vietnam dengan nama yang terlampir atas kasus Ilegal Fishing di Natuna telah melarikan diri.”Jelasnya

Selanjutnya Dananal Ranai, Kolonel (P)¬† Harry setyawan,SE,mengatakan Lanal Ranai merupakan memback up membantu pihak Kejaksaan. Pihak Lanal Ranai telah melakukan penyisiran pantai dan melakukan pengecekan kapal¬† nelayan yang dicurigai,hingga saat ini 6 Terdakwa Ilegal Fishing warga negara Vietnam tersebut belum diketemukan. Danlanal Ranai menghimbau kepada seluruh nelayan untuk menginformasikan apabila adanya warga asing yang melakukan aktifitas diwilayah pesisir pantai perbatasan. Kasus Ini menjadi perhatian khusus bagi Lanal, Ranai.” Tegas Danlanal

Dipenghujung konfrensi Pres Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak, Lanal Ranai dan Polres Natuna yang telah bekerja keras serius menangani kasus ini, atas terungkapnya tersangka yang membantu Kaburnya 6 Terdakwa Ilegal Fishing berkebangsaan negaraan Vietnam. Terkait hal yang telah terjadi, kita berencana akan mengupayakan segera sebuah kesiapan bersama untuk membahas dalam sebuah rapat koordinasi dengan pihak pemkab Natuna,dan instansi terkait lainnya untuk membicarakan hal-hal yang dianggap sangat perlu dan sangat Penting. Salah satunya yaitu ruangan detensi atau Rudenim kasus Ilegal Fishing. Sehingga hal-hal yang telah terjadi agar kedepannya agar tidak terulang kembali.” Jelasnya

(Lubis)

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: