HMSTimes - What Happened Today? Suci Ramadani 7 Tahun Mengalami Kelambatan Pertumbuhan Sejak Lahir Membutuhkan Perhatian | HMSTIMES
You are here
Home > HMSHealth > Berita Sehat > Suci Ramadani 7 Tahun Mengalami Kelambatan Pertumbuhan Sejak Lahir Membutuhkan Perhatian

Suci Ramadani 7 Tahun Mengalami Kelambatan Pertumbuhan Sejak Lahir Membutuhkan Perhatian

Suci Ramadani (7) Mengalami Kelambatan Pertumbuhan

HMSTimes.com, Lingga – Suci Ramadani 7 tahun  adalah anak dari pasangan suami istri dari Hamzah.(55) dan samsinar.(40) ibu. Suci tiga bersaudara dari tiga kakak beradik suci anak bungsu yang mengalami kelambatan pertumbuhan serta kurang asupan gizi, yang berdomisili di Desa Palakak Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga.

Saat ditemui tim Awak media Sabtu, (12/1/2019) dirumahnya, Suci sedang bermain dengan neneknya memegang sebuah  buku. Orang tua suci menceritakan, kedua  kakaknya Thamrin.(20) dan Adi.(12) tidak mengalami seperti adiknya. Namun semuanya itu kita berterimakasih lapang dada  kehendak yang maha kuasa, ujar Bunda Samsinar

Keluhan yang disampaikan Samsiar untuk anaknya adalah kesulitan dalam biaya berobat ketika suci sakit, akibat keadaan ekonomi. Hamzah (55) Ayah Suci yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan, sedangkan Samsinar ibu rumah tangga. Sambung Bunda Samsinar, penyakit yang diderita suci.

“Suci lahir normal tapi lama kelamaan saat usia 6 bulan tak ada perkembangan dari suci dan ada kelainan, umur 9 bulan masih telentang, 3 tahun baru pandai duduk, umur 4 tahun juga baru bisa panggil mak dan neneknya serta berdiri tapi berpegang” ungkap samsinar.

Zahara (73), Nenek suci, berharap cucunya sehat seperti anak pada kebanyakan bisa bermain dengan teman-temanya.

“Nenek berdoa siang malam agar suci bisa jalan, kadang nenek sedih melihat suci main sendirian” ungkap zaharah

Untuk pengobatan sendiri Samsinar juga mengungkapkan pertama kali dibawa kepolindes desa pelakak saat umur 4 tahun dan dinyatakan kurang gizi, serta ada juga bantuan dari puskesmas Dabo lama berupa susu, vitamin.

Polindes juga pernah menganjurkan untuk dibawa ke rumah sakit RSUD Dabo Singkep, Kedokter anak oleh pihak rumah sakit.

“Sudah 3 kali di bawa ke RSUD Dabo Singep tapi tak ada jumpa sama dokter karna waktu itu dokter selalu ada keperluan, saat itu suci umur 4 tahun” tutur samsinar.

Samsinar juga menjelaskan bahwa untuk tindak lanjut keadaan suci ke RT/ RW setempat saat itu sangat kurang akibat kurangnya komunikasi.

“Mereka tak tahu cara menyampaikan ke atas bukan mereka tidak mau” kata samsinar.

Tim Media kesulitan mencari informasi sebab RT/RW setempat sudah berganti, bahkan kepala desa sendiri.

Untuk saat ini sudah ada tindak lanjut dari kades yang baru tapi belum memadai.

“Dulu kades yang baru pernah  anak yang kurang gizi seperti suci ke pak Harun Dabo Lama” saat itu umur suci 4 tahun , saat sejak itu tidak ada lagi  sampai saat ini usia suci sudah menginjak 7 tahun.

Suci tak pernah menjalani pengobatan medis yang lebih intensif saat ini, saat umur 4 tahun hingga 7 tahun sekarang suci hanya menjalani pengobatan secara tradisional.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: