HMSTimes - What Happened Today? Safari Ramadhan: Pertanyakan Kebijakan Dinkes | HMSTIMES
You are here
Home > HMSHealth > Berita Sehat > Safari Ramadhan: Pertanyakan Kebijakan Dinkes

Safari Ramadhan: Pertanyakan Kebijakan Dinkes

Ketua DPD Partai Amanat Nasional

HMSTimes.com, Batam – Anggota DPRD Kota Batam Komisi IV, Safari Ramadhan mendukung kebijakan Dinas Kesehatan untuk melanjutkan pemberian vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) atau campak ke seluruh siswa SDN di Batam, walaupun MUI Batam mengimbau untuk dilakukan penundaan sampai keluar sertifikat halal.

“Dinkes boleh melanjutkan itu asal jangan ada unsur keterpaksaan dari orang tua siswa. Artinya siapa yang tidak ingin divaksin tidak boleh dipaksa,” kata Safari Ramadhan, Sabtu (11/8/2018).

Dia mengatakan agar masyarakat Batam tidak lagi dibingungkan dengan pemberian vaksin. Harusnya DinkesĀ  lebih aktif memberikan sosialisasi untuk menjelaskan manfaat dan kerugian dari imunisasi ini, apalagi ini merupakan program dari Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dimana sifatnya wajib dilaksanakan karena diperkuat dengan surat edaran.

“Jadi Dinkes Batam tidak bisa menolak, karena ini bukan kebijakan Daerah melainkan langsung dari Pemerintah Pusat,” ucapnya.

Politisi PAN ini menekankan apabila terjadi hal negatif kepada siswa akibat imunisasi campak ini maka Dinkes Kota Batam harus siap menanggung resiko dan bertanggung jawab kepada orang tua didik. Pasalnya ada beberapa kejadian di daerah lain dimana anak-anak mengalami pusing dan muntah setelah pemberian vaksin.

Menurutnya solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni sebelum pemberian vaksin dilakukan pihak Dinkes harus meminta persetujuan terlebih dahulu dari orang tua siswa seperti menyepakati tidak ada tuntunan dikemudian hari apabila terjadi hal yang merugikan.

“Sebaiknya anak harus minta izin kepada kedua orang tua supaya kalau terjadi dampak buruk tidak ada tuntunan dikemudian hari,” tutupnya.

Sebelumnya Dinkes Kota Batam tetap bersikukuh melanjutkan pemberian vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) atau campak ke seluruh siswa SDN di Batam, meski MUI Batam mengimbau dilakukan penundaan.”Kita tetap lanjutkan imunisasi, bagi yang mau saja, yang tidak mau tak dipaksa. Siapa yang mau sehat saja,” kata Kepala Dinkes Batam, dokter Didi Kusmarjadi, Kamis (9/8).

(Rega)

Editor : A.Z

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: