HMSTimes - What Happened Today? Kemenkes RI Memberikan Penyuluhan Kesehatan Kepada Korban Tsunami Selat Sunda | HMSTIMES
You are here
Home > HMSHealth > Berita Sehat > Kemenkes RI Memberikan Penyuluhan Kesehatan Kepada Korban Tsunami Selat Sunda

Kemenkes RI Memberikan Penyuluhan Kesehatan Kepada Korban Tsunami Selat Sunda

Tim Cluster Kesehatan Kemenkes. (Foto: Kemenkes)

HMSTimes.com, Banten- Pasca bencana tsunami Selat Sunda, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat memberikan penyuluhan kesehatan kepada korban tsunami Selat Sunda, di Banten dan Lampung.

Kegiatan penyuluhan tersebut terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang mencakup membiasakan cuci tangan pakai sabun, ASI eksklusif, kesehatan lingkungan, dan kebersihan perseorangan.

Tim penyuluh dari Kemenkes RI rencananya, kegiatan  penyuluhan dilakukan di 6 titik di Banten, yakni SMPN 1 Carita, Posko Tembong, Posko Loka Wisata Pasanggrahan, Posko MT. Al-Ikhlas, Posko MTsN 2 Pandeglang, Posko Sport Center Labuan. Ada pula 6 titik posko di Lampung, yakni Posko Bob Bazar, Posko Puskesmas Pembantu Canti, Posko Pengungsian Banding, Posko Puskesmas Rajabasa, Posko RS Lapangan Rajabasa, dan Posko Pengungsian Kalianda.

Penyuluhan dilakukan melalui media cetak seperti poster, leaflet, spanduk, dan video. Selain melakukan penyuluhan, tim juga memberikan bantuan berupa alat kebutuhan sehari-hari kepada korban tsunami di Banten dan Lampung.

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, mengatakan untuk menjaga kesadaran para korban dalam melakukan PHBS dapat dilakukan dengan mengintervensi hal-hal yang paling dekat dengan mereka seperti pemasangan poster kesehatan di tempat yang sering dilalui mereka.

”Intervensi promosi kesehatan penting dilakukan untuk mengingatkan masyarakat akan kesehatan. Saya mengharapkan para korban di sana, walaupun tengah dilanda tsunami yang mengubah struktur lingkungan yang memudahkan penyebaran penyakit, mereka tetap bisa menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarganya,” kata Menkes, Senin (31/12) di Jakarta.

Sementara itu, sebanyak 6 pasien korban tsunami di Pos Kesehatan Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung, telah terlayani oleh Tim Cluster Kesehatan di hari Minggu (30/12). Keenam pasien itu terdiri dari 4 orang dewasa dan 2 orang Lansia.

Tiga penyakit terbanyak adalah hipertensi, gastritis, dan luka ringan akibat tsunami. Namun demikian dalam melakukan pelayanan di pos kesehatan, tim cluster kesehatan masih menghadapi beberapa kendala, yakni akses jalan dan sampah lingkungan.

(Humas Kemenkes)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: