HMSTimes - What Happened Today? Ini Cara Mengatasi Penyakit Batu Ginjal | HMSTIMES
You are here
Home > HMSHealth > Berita Sehat > Ini Cara Mengatasi Penyakit Batu Ginjal

Ini Cara Mengatasi Penyakit Batu Ginjal

HMSTimes.com, Batam – Batu ginjal salah penyakit yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Ini berdasarkan riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013. Sekitar 70-80% orang yang pernah mengalami penyakit batu ginjal akan kembali mengalami penyakit tersebut. Dengan mengatur memilih menu makanan yang benar, batu ginjal dapat dihindari

Terdapat beberapa jenis batu ginjal di antaranya yakni batu kalsium oksalat, kalsium fosfat, sistin, dan asam urat. Dari keempat jenis batu tersebut, yang tersering yakni batu kalsium oksalat dan batu asam urat.

Untuk mencegah batu kalsium oksalat, yang harus dilakukan yakni mengurangi makanan yang mengandung oksalat tinggi seperti jeroan, daging sapi, daging kambing, dan bayam.

Sementara itu, untuk mencukupi kebutuhan kalsium di tubuh, Anda perlu mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium tetapi rendah oksalatnya, seperti tahu, tempe, oats, roti gandum, dan jeruk.

Sementara itu, untuk mencegah batu asam urat, hindarilah makanan yang kandungan asam uratnya tinggi, seperti daging sapi dan daging kambing (terutama di bagian yang banyak lemaknya), jeroan, kerang, ikan sarden, alkohol, dan kopi.Selain itu, untuk mengatasi dan mencegah semua jenis batu ginjal, konsumsilah air putih dalam jumlah yang cukup (1,5-2 liter per hari). Ini sangat penting karena salah satu penyebab utama batu ginjal adalah dehidrasi.

Kondisi dehidrasi menyebabkan air seni yang dibentuk di ginjal cenderung lebih mudah membuat endapan sehingga menjadi batu. Oleh karena itu, mengonsumsi air yang cukup dapat menghindari terbentuknya endapan air seni. Selain itu, minum cukup air putih bisa melarutkan batu ginjal yang berukuran kecil.

Tak hanya itu, penting pula untuk Anda membatasi natrium dari makanan. Natrium dalam makanan paling banyak dijumpai dalam bentuk garam dan penyedap rasa yang mengandung monosodium glutamate (MSG).

Hal ini tidak berarti Anda tidak boleh menggunakan garam atau penyedap rasa pada makanan. Takaran garam dalam jumlah kecil justru dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan elektrolit.

Kandungan garam dan MSG yang terlalu tinggi banyak dijumpai pada makanan kemasan, makanan dalam kaleng, dan daging yang diawetkan. Karena itu, makanan tersebut sebaiknya dihindari.

Nah sebenarnya tidak sulit bukan, untuk memilih makanan yang tepat bagi penderita batu ginjal? Dengan minum air putih yang cukup, banyak mengonsumsi sayuran, dan mengurangi makanan berlemak, batu ginjal dapat dicegah dan diatasi.*

Sr

Sumber kllikdokter.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: