HMSTimes - What Happened Today? dr.Silvi Mengajak Warga Untuk Mensukseskan Program Vaksin Rubella Dan Tidak Mempercayai Isu Hoaks | HMSTIMES
You are here
Home > HMSHealth > Berita Sehat > dr.Silvi Mengajak Warga Untuk Mensukseskan Program Vaksin Rubella Dan Tidak Mempercayai Isu Hoaks

dr.Silvi Mengajak Warga Untuk Mensukseskan Program Vaksin Rubella Dan Tidak Mempercayai Isu Hoaks

dr.Silvi sedang memberi arahan kepada bidan dan kader kesehatan di Pustu Kelurahan P.Abang

HMSTimes.com, Batam- Rubella atau campak Jerman adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Penyakit  rubella bisa menyebabkan cacat otak,  katarak, kelainan jantung dan tuli.

dr.Silvi Yuliana menjelaskan dampak penyakit rubella jika tidak dicegah melalui vaksin yaitu     ” jika ibu hamil menular penyakit rubella, anaknya bisa keguguran, jikalaupun tidak gugur anak tersebut saat lahir akan mengalami cacat otak, katarak, kelainan jantung bahkan tuli, ” jelas dr Silvi kepada wartawan di puskemas pembantu kelurahan Pulau Abang kecamatan Galang, Batam. selasa (28/8/2018)

Hal ini disampaikan kepada wartawan yang sedang meliput kesehatan pulau serta pengaruh isu miring terkait vaksinasi campak dan rubella di pulau Abang.

Dalam kesempatan itu rombongan wartawan mengorek informasi kepada kader kesehatan puskesmas dan dr.Silvi  terkait menurunnya antusias warga untuk mevaksinasi anak-anak mereka.

dr.Silvi  menyampaikan menurunya antusias warga untuk ikut vaksin rubella adalah akibat informasi hoaks yang beredar di masyarakat terkait vaksin rubella, terbutkti saat melaksanakan vaksin di SD Negeri 20 dan SMP 24 Negeri satu atap pada tanggal  10 agustus 2018 yang lalu, capaiannya SD 24 % dan SMP 12 %, . dr Silvi menyampaikan juga akan resosialisasi lagi kepada masyarakat saat sebelum vaksinasi pada bulan september mendatang. Ia menambahkan bahwa Vaksin ini merupakan program pemerintah, tidak mungkin donk pemerintah mau menyengsarakan rakyatnya.

Untuk diketahui bahwa penyakit rubella bisa menular melalui butiran liur di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk atau bersin. Penyakit ini umumnya membutuhkan waktu sekitar 14-21 hari sejak terjadi pajanan sampai menimbulkan gejala. Gejala-gejala umum rubella yakni : Demam, Sakit kepala, Hidung tersumbat atau pilek, Tidak nafsu makan, Mata merah dan Pembengkakan kelenjar limfa pada telinga dan leher.

dr.Silvi mengajak dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu terpengaruh berita-berita hoaks yang berdar di media sosial bahwa vaksin campak itu berbahaya bisa menyebabkan kematian. hal itu tidak benar karena dari 1 kecamatan yang mereka vaksin sekitar 1000 anak, tidak ada satupun adanya laporan kematian yang mereka terima. Dia berharap pada vaksinasi anak dan balita bulan september mendatang, Silvi mengajak masyarakat untuk mensukseskannya dan bisa ikut semua divaksinasi.tutupnya.

(A.Z)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: