HMSTimes - What Happened Today? Permen 56 Menteri Susi "Menghambat" Industri Kepiting | HMSTIMES
You are here
Home > HMSFinance > Ekonomi Bisnis > Permen 56 Menteri Susi “Menghambat” Industri Kepiting

Permen 56 Menteri Susi “Menghambat” Industri Kepiting

HMSTimes.com, Tarakan- Keberhasilan koperasi produsen nelayan Kalimantan Utara dalam membudidayakan kepiting air payau yang selama ini digarap bersama Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara yang di buktikan dengan adanya panen raya perdana, Rabu, 15/08/2018.

Panen raya perdana budidaya kepiting ini dihadiri oleh wakapolda Kaltara, Dansat Brimob, TNI, Mangatur Nainggolan selaku penasehat hukum Koperasi Produsen Nelayan Kaltara, anggota koperasi beserta tamu undangan lainnya.

Keberhasilan koperasi produsen nelayan Kaltara sangat diapresiasi karena selain menyelamatkan habitat kepiting air payau yang semakin habis/punah dihabitatnya, juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat terutama para anggota koperasi.

Wakapolda Kaltara Kombes Pol Zainal Arifin Paliwang, mewakili Kapolda Kaltara dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya panen raya perdana Koperasi Produsen Nelayan Kaltara.

“saya masih ingat beberapa waktu yang lalu anggota koperasi nelayan datang dan berdiskusi dengan saya terkait dengan peraturan yang menghambat budidaya, kemudian saya sampaikan ke mereka mari kita buktikan bahwa kita bisa membudidayakan kepiting, dan alhamdulillah hari ini koperasi ini membuktikan bahwa kita bisa,” ucapnya

Mangatur Nainggolan selaku penasehat hukum Koperasi Produsen Nelayan Kaltara, kepada HMSTimes.com menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk solusi mengatasi kendala yang dihadapi oleh  masyarakat  terutama anggota Koperasi Produsen Nelayan Kaltara  atas diberlakukannya permen 56 tahun 2016.

“apabila Permen no. 56 tahun 2016 memberi ruang untuk budidaya kepiting,  maka pembatasan penangkapan tidak perlu lagi karena memang kepiting bisa di panen mulai 3 sd  4 bulan. Sementara saat ini penangkapan dan penjualan kepiting hanya dapat dilakukan bulan Desember hingga Februari, Yang jadi pertanyaan, selama Maret s/d November kepiting Budidaya dikemanakan? Jika permen 56 memberi kebebasan kepada pembudidaya Kepiting maka industri produk kepiting akan menggeliat dan ekonomi rakyat pasti meningkat ” harapnya

Dia berharap ” Bahwa dengan berhasilnya Budidaya kepiting bakau yang dilakukan oleh Koperasi Produsen Nelayan Kalimantan Utara, yang disaksikan oleh para penegak hukum (stake holder)  maka sudah sepatutnya permen 56 thn 2016 ttg laranang penangkapan kepiting, lobster dan rajungan direvisi, untuk memberi ruang pada budidaya Kepiting, demi untuk peningkatan ekonomi kerakyatan”. jelasnya kepada HMSTimes.com via Whatsapp.sabtu (18/8/2018)

(A.Z)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: