HMSTimes - What Happened Today? Memacu Kreatifitas Anyaman, Pemerintah Desa Padu Banjar Adakan Pelatihan. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSFinance > Ekonomi Bisnis > Memacu Kreatifitas Anyaman, Pemerintah Desa Padu Banjar Adakan Pelatihan.

Memacu Kreatifitas Anyaman, Pemerintah Desa Padu Banjar Adakan Pelatihan.

HMSTimes.com,  Kayong Utara, Sukadana – Senin (7/1) Bertempat di Aula Kantor Desa, Kepala Desa Padu Banjar mengadakan pelatihan guna meningkatkan kreatifitas warganya, terutama bagi kaum ibu rumah tangga dengan harapan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Adapun pelatihan yang diadakan adalah mengembangkan jenis kerajinan lokal dibidang anyaman, yang merupakan jenis produk kerajinan asli daerah,” hal tersebut diungkapkan Kasdy S.E Kepala Desa, Desa Padu Banjar saat di temui di ruang Kerjanya.

Menurut Kasdi, pelatihan yang diadakan adalah untuk memberi kesempatan kepada kaum ibu rumah tangga agar bisa mengembangkan bakat- bakat mereka yang terpendam, melalui pelatihan diharapkan bisa lebih dikenal di masyarakat yang kebih luas, terhadap produk-produk anyaman khas daerahnya dan untuk memotivasi warga yang mempunyai potensi agar bergiat, dengan mendatangkan pelatih dari kabupaten (Disperindag).

” Kita berharap dengan adanya pelatihan ini bisa menambah ilmu mereka yang sudah ada, kedepannya hasil produk asli desa khususnya anyaman bisa kita pasarkan keluar dan lebih dikenal luas khususnya di Kayong Utara,” Tutur Kasdy.

Kemudian Kasdy juga memaparkan bahwa ia merasa miris, krn selama ini apa yang dihasilkan dari karya warga desanya tidak bisa ditampilkan pada even even perlombaan, baik itu di Kabupaten maupun lomba di tingkat desa.

Mardiana salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik adanya pelatihan yang diadakan pemerintah Desa.

” Saya sudah dua puluhan tahun  secara turun temurun menekuni anyaman,  Alhamdulillah dengan adanya pelatihan ini semoga kedepan akan menjadi lebih baik,” ucap Mardiana yang hadir debagai intruktur pelatihan.

Dari penuturan Mardiana bahwa dari Hasil anyamannya ia bisa membantu perekonomian keluarga, dimana hasil-hasil karyanya sudah dijual keluar desanya, bahkan anyaman yang dihasilknanya sudah menembus keluar pulau hingga ke Jawa.

Kesenangan juga dirasakan oleh Nurmala dengan adanya pelatihan tersebut, dan melalui pelatihan bisa mengembangkannya pada warga lainnya.

“Saya merasa merasa senang dengan adanya pelatihan ini, karena saya belum bisa menganyam, semoga melalui pelatihan ini saya bisa menganyam dan mengembangkannya pada warga yang lain nya,” tutut Nurmala.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: