HMSTimes - What Happened Today? Ketua DPRD Natuna : Pertumbuhan Ekonomi Natuna Dari Sektor Perkapalan Masih Ada Harapan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSFinance > Ekonomi Bisnis > Ketua DPRD Natuna : Pertumbuhan Ekonomi Natuna Dari Sektor Perkapalan Masih Ada Harapan

Ketua DPRD Natuna : Pertumbuhan Ekonomi Natuna Dari Sektor Perkapalan Masih Ada Harapan

Ketua DPRD Natuna Yusripandi

HMSTimes.com, Natuna – Sehubungan pemberitaan ungkapan sudut pandang camat Bunguran Tengah, Saidir, (30/5/2019). Mengatakan sebahagian besar wilayah Natuna lautan yang luas, potensi alam yang sangat banyak dapat dimanfaatkan, namun belum terkelola dengan baik. Pekerjaan rumah (PR) yang masih butuh kerja keras seiring sinergitas dan soliditas dukungan Pemerintahan Pusat, Pemerintahan Propinsi.

Baik pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata, produksi migas, dan lain sebagainya. Berbagai opini sebuah aspirasi, pencapaian menyampaikan gagasan cemerlang membangun, serta himbauan menilik pembangunan Natuna, dengan maksud tujuan sebuah perhatian dalam upaya meningkatkan taraf hidup orang banyak, di daerah perbatasan.

Natuna salah satu daerah pulau terdepan dan berbatasan langsung dengan beberapa negara salah satu adalah negara yang di gadang-gadangkan menjadi salah satu negara yang pesat pertumbuhan ekonominya yakni Singapura.

Sementara dalam hal ini, Natuna juga merupakan daerah Zona ekonomi eklusif, dimana kabupaten Natuna juga merupakan tempat perlintasan kapal-kapal asing yang sering di kenal dengan daerah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Saat ini juga Natuna sudah melakukan perdagangan antar negara yakni jalur lintas batas yang ada di kecamatan Serasan. Dan juga bahwa saat ini negara-negara asian sudah membentuk ekonomi kawasan Asia, dan atau Asian Pasific Economic Centre (APEC).

Tidak tertutup kemungkinan besar, Natuna juga perlu mengevaluasi dan menelisik pertumbuhan ekonomi di sektor bidang perkapalan, seiring bidang sektor lainnya. Dimana Natuna cocok dan mampu dijadikan untuk tempat parkir atau berlabuhnya kapal-kapal asing, dan sudah barang tentu ini akan berdampak terhadap penerimaan pendapatan daerah ( PAD). “Sangat signifikan serta akan memperkecil tingkat pengangguran di Natuna”.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi, ketika dikonfirmasi tanggapannya, (31/5/2019), menanggapi dengan mengatakan tidak bisa dipungkiri lagi, sudah pasti geografis Natuna 99% laut. Natuna sangat menjanjikan untuk kegiatan bongkar muat. Bisnis perkapalan dan daerah transit bagi kapal-kapal yang melintasi pulau Natuna keluar negeri.

Lanjut Yusripandi, kita sangat perlu menyiapkan sarana-sarana pendukung untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemerintahan Pusat, Pemerintahan Provinsi dan Pemda sendiri, sudah melakukan terobosan-terobosan. Yaitu dengan membangun pelabuhan-pelabuhan dan sarana jalan. Baik dari kementrian Perhubungan, KKP, dan kemaritiman.

“Saya yakin dengan seriusnya pusat untuk Natuna, kedepan pertumbuhan ekonomi dari sektor perkapalan dan perikanan akan menjadi sumber pendapatan Natuna yang sangat menjanjikan. Pemerintah daerah bersama legislatif sudah pelan-pelan menyiapkan produk-produk hukum mengantisifasi hal tersebut.

Saya masih teringat jamannya pak Wan Siswandi saat menjabat kepala Dinas Perhubungan Natuna. Pernah menganggarkan pembebasn lahan di Teluk Buton untuk pembangunan pelabuhan samudra, yang anggaran fisiknya dari pusat. karena adanya perubahan anggaran dari pusat tidak jadi, maka kegiatan tersebut gagal. “Anggaran fisiknya dari pusat tak turun jadi kegiatan pembebasan lahan tidak di laksanakan”. Jelasnya.

“Yusripandi mengapresiasi saran dan masukan Saidir, cuma kegiatan bisnis seperti ini memang harus ada investor yang mau berinvestsi di Natuna. Kemarin pernah saya dengar ada juga yang melirik Natuna untuk bisnis perkapalan. “Masih ada harapan, mudah-mudahan kedepan bisa terealisasi, mudah-mudahan nanti jadi.” Tutupnya.

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: