HMSTimes - What Happened Today? Honda Capella Dinamik Bengkong, Tidak Bayar Sisa Gaji Karyawan | HMSTIMES
You are here
Home > HMSFinance > Finansial > Honda Capella Dinamik Bengkong, Tidak Bayar Sisa Gaji Karyawan

Honda Capella Dinamik Bengkong, Tidak Bayar Sisa Gaji Karyawan

Bakri, manejer PT Capella Dinamik Nusantara

HMSTimes.com, Batam- Proses pengunduran diri Joni Erikson Pandiangan selaku karyawan PT. Capella Dinamik Nusantara Bengkong adalah diminta untuk mengundurkan diri oleh Bakri  Manejer PT. Capella Dinamik Nusantara Bengkong (31 Juli 2018).

Pengunduran diri Joni Erikson Pandiangan selaku karyawan yang bekerja dibidang kolektor di PT Capella Dinamik Nusantara cabang Bengkong dilakukan dengan diimingin janji dari Bakri untuk tidak masuk bekerja selama 2 bulan yaitu bulan Agustus dan September 2018 namun gaji akan tetap dibayarkan.

Namun  setelah pengunduran dirinya berjalan, janji yang disampaikan Bakri selaku Manejer PT Capella Dinamik Nusantara Bengkong tidak terealisasi, dia menolak membayarkan gaji untuk bulan September dengan dalih yang bersangkutan tidak masuk bekerja atau tidak melakukan absensi pada bulan Agustus.

Sangat disayangkan perusahaan besar yang  bergerak dalam bidang penjualan sepeda motor Honda bisa melakukan hal seperti itu, ucapannya tidak bisa dipercaya,  terkait pembayaran gaji saja tidak ditepati, keluh Joni Erikson Pandiangan.

Diawal-awal Bakri selaku Manejer berjanji akan membayarkan uang minyak operasional sebagai Kolektor sebesar Rp. 130.000/bulan Mulai bulan Market sampai dengan bulan September 2018 namun janji tersebut tidak kunjung ditepatin oleh PT Capella Dinamik Nusantara. kata Joni.

Supaya dapat gaji di bulan September Joni dipaksa untuk menulis surat pernyataan alasan terkait tidak pernah melakukan absensi yang isinya ” saya pergi keluar Kota di bulan Agustus 2018 “, papar Joni Erikson Pandiangan.

Bakri menyuruh saya melakukan memanipulasi data dengan membuat surat pernyataan ke luar kota, sementara saya tidak melakukan absensi berdasarkan ucapannya kemarin (31 Juli 2018), ungkap mantan kolektor Capella tersebut.

Saat Joni mengkonfirmasi melalui telpon, Bakri membenarkan bahwa gajinya belum dibayarkan dengan alasan Joni harus membuat surat pernyataan terkait tidak melakukan absensi pada bulan Agustus dengan isi surat  Joni Erikson Pandiangan keluar Kota.

Sebenarnya saya mau buat surat pernyataan tentang apa sebabnya saya tidak melakukan absensi pada bulan Agustus 2018 dengan sejujur-jujurnya, bukan memanipulasi seperti yang disampaikan Bakri, terang Joni.

Surat pernyataan yang akan saya buat berisi bahwa Bakri selaku Manejer PT Capella Dinamik Nusantara Cabang Bengkong menyuruh saya mengundurkan diri dan tidak perlu melakukan absensi selama 2 bulan (Agustus sampai September 2018) serta akan membayarkan gaji nanti, tutup Joni.

Jika Joni tidak membuat surat pernyataan tentang Kronologis tidak melakukan absensi dengan alasan keluar Kota maka dipastikan PT Capella Dinamik Nusantara tidak akan digaji nantinya, tegas Bakri.

Memang benar pada tanggal (31 Juli 2018) saya ucapkan Joni tidak perlu datang untuk melakukan absensi selama 2 bulan yaitu bulan Agustus dan September akan digaji, serta uang minyak sebesar Rp. 130.000/bulan, tutup Joni menirukan ucapan Bakri.

Ketika HMSTimes.com konfirmasi hal ini kepada Bakri via Whatsapp, dan hingga berita ini turun belum ada tanggapan dari Bakri selaku manejer PT Capella Dinamik Nusantara.

(Red)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top
%d blogger menyukai ini: