HMSTimes - What Happened Today? Heboh Seorang Wanita Diduga Bunuh Diri Dengan Meminum Racun | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Heboh Seorang Wanita Diduga Bunuh Diri Dengan Meminum Racun

Heboh Seorang Wanita Diduga Bunuh Diri Dengan Meminum Racun

HMSTimes.com, Kayong Utara – Seorang Wanita berinisial RHY yang beralamat di Dusun Munting RT 004 RW 001 Desa Benawai Agung Kec. Sukadana, Kayong Utara, ditemukan bunuh diri dengan cara minum racun pada Senin (19/8/2019).

Korban yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang tempe dan tahu, kejadian awal diketahui oleh warga sekitar Pukul 10.00 WIB. Korban datang mengetuk pintu rumah warga tetangganya dan memberitahukan bahwa dirinya telah meminum racun, serta korban meminta maaf kepada tetangganya itu, bahwa ia telah berselingkuh dan meminta untuk menjaga anaknya apabila terjadi hal yang tak diinginkan.

Mengetahui kejadian itu kemudian korban di bawa masyarakat ke Rumah Sakit Sultan Jamaludin I Sukadana sekitar pukul 14.30WIB.

Karena kondisi semakin memburuk kemudian korban di rujuk ke Rumah Sakit Fatimah Ketapang, namun dalam perjalan sekitar pukul 17.20 WIB korban meninggal dunia.

Kapolres Kayong Utara melalui Kapolsek Sukadana, Iptu.Chandra Wirawan,S.H saat dikonfirmasi via telpon selulernya membenarkan adanya kejadian tersebut, dan kasusnya sedang didalami.

“Memang benar ada kejadian yang di duga bunuh diri dengan cara meminum racun, dan kasusnya sedang kita dalami,” terang Iptu Candra.

Menurut Iptu.Chandra Wirawan,S.H pihaknya sedang mendalami kemungkinan adanya keterlibatan oknum yang menyebabkan korban bunuh diri.

” Kita dalami kasusnya yang kemungkinan adanya dugaan oknum yang terlibat, untuk saat ini oknum yang disebut sebagai selingkuhan korban saat ini tidak berada di tempat,” kata Iptu Candra.

Sebelumnya pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2019 Sekitar pukul 06.00 Wib Korban dan Suami korban berangkat dari rumah untuk berjualan dagangan tahu dan tempe ke arah Simpang Hilir, kemudian korban pulang duluan karena telah mengantar dagangannya. Setelah itu korban ke Sukadana untuk mengambil kalung emas yang korban gadaikan ke Pegadaian dan rencana kalung emas tersebut akan dijual ke toko mas.

Sebelumnya suami korban Supriyanto memberi Uang kepada korban sebesar Rp 2.000.000,- untuk menebus emas di Pegadaian.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top