HMSTimes - What Happened Today? Erni Rivani, Sementara Pelabuhan di Pindahkan, Dan Sudah Mulai Operasi | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Erni Rivani, Sementara Pelabuhan di Pindahkan, Dan Sudah Mulai Operasi

Erni Rivani, Sementara Pelabuhan di Pindahkan, Dan Sudah Mulai Operasi

HMSTimes.com, Kayong Utara, Teluk Batang –  Pelabuhan Kapal Milik ASDP yang berada di Kecamatan Teluk Batang secara resmi oleh Pemerintah Daerah Kayong Utara telah dipindahkan, dan untuk sementara dialihkan ke pelabuhan milik swasta selama 3 bulan, dikarenakan Pelabuhan sedang dilakukan perbaikan.

Hal tersebut diungkapkan Plt. Kepala UPTD Pelabuhan Teluk Batang, Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Erni Rivani. Pemindahan pelabuhan angkutan penyeberangan milik PT. ASDP Cabang Pontianak dan PT. Mitra Kapuas Utama Pontianak, sudah ditandatangi oleh Sekretaris Daerah, Dra. Hilaria Yusnani, dan saat ini sudah mulai beroperasi.

“Dari kemarin, pihak swasta pemilik lahan Pelabuhan sementara, sudah dikoordinasikan. Pihak ASDP sendiri sudah meminta kepada Pemda Kayong Utara untuk kelengkapan  surat-suratnya. Dan langsung diakomodir dengan keluarnya surat yang ditandatangi oleh Setda,” ungkap Erni di ruang kerjanya,  Sukadana, Kamis (15/11).

Erni Rivani juga mengatakan, saat ini pelabuhan milik swasta tersebut sudah melayani bongkar muat angkutan ekspedisi dari Rasau Jaya.

Disampaikan Erni pula, sejak Kamis minggu lalu (8/11) pada saat tiang penyanggahnya miring, pelabuhan milik swasta tersebut sudah digunakan.

Perbaikan pelabuhan yang rusak itu, menurut keterangan Erni saat ini sudah dibahas antara Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara dengan DPRD KKU terkait persoalan anggaran.

“Kerusakan pelabuhan Teluk Batang ini sudah merupakan tanggap darurat, sesuai dengan arahan Bupati Kayong Utara. Sehingga perlu diambil langkah cepat, termasuk persoalan anggarannya,” terang Erni lagi.

Diakuinya, anggaran untuk perbaikan pelabuhan yang telah berdiri sejak tahun 1980 an ini, diperlukan anggaran yang besar.

“Selain diperlukan anggaran yang tidak sedikit, juga memakan waktu yang cukup lama untuk perbaikannya. Jika melihat kondisi kerusakannya, kemungkinan kurang lebih setahun masa perbaikannya,”Tutup Erni.

(AM/Wiwien)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top