HMSTimes - What Happened Today? Ekonomi Kepri Terpuruk, Andalkan Sektor Pariwisata Untuk Mengembalikannya | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Ekonomi Kepri Terpuruk, Andalkan Sektor Pariwisata Untuk Mengembalikannya

Ekonomi Kepri Terpuruk, Andalkan Sektor Pariwisata Untuk Mengembalikannya

HMSTimes.com, Batam- Perekonomian Kepri yang mengalami penurunan drastis, yang menyebabkan pengangguran semakin meningkat, daya beli masyarakat kurang, dimana hal ini membuat pemerintah Pemprov Kepri bersama pemerintah jajaran dibawahnya memutar  otak untuk mencari formula untuk mengembalikan / menggairahkan perekonomian Kepri.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, penurunan ekonomi Kepri yang pertumbuhannya  berada di angka 1,52%, tidak perlu mencari kambing hitam. Untuk mengembalikan perkonomian Kepri, saat ini Kepri mengandalkan dunia pariwisata.

Menurutnya banyak faktor penyebab rendahnya pertumbuhan ekonomi ini. Ekonomi dunia sedang lesu, karena harga minyak anjlok, hingga industri kapal tidak ada pesanan. Padahal industri maritim seperti ini cukup besar di Kepri sehingga terpengaruh.

Penyebab lainnya adalah larangan sementara impor tambang. Kemudian tumpang tindih wewenang di Batam sehingga menghambat investasi.

“Semua ada faktor-faktornya. Tidak hanya satu faktor. Sekarang kita dorong wisata, yang jelas. Mulai dari Lingga, Natuna, Anambas. Potensi wisata di Anambas bagus. Kalau dikelola baik, pariwisata ke depan akan lebih potensi,” kata Nurdin di Mukakuning, Kamis (10/8).

Ia mengatakan investasi yang paling dominan akan masuk ke Kepri adalah pariwisata. Meski ada beberapa industri maritim yang tertarik masuk.

Belakangan, kata Nurdin, banyak investor yang membangun hotel dan resort. Dan pengembangannya ke arah Natuna, Anambas.

“Kita harap ada entry point langsung dari luar negeri untuk wisatawan. Sekarang kan masih dari Batam,” ujarnya.

Walaupun pengembangan ke depan lebih ke arah pariwisata, bukan berarti mematikan sektor lain. Industri lain tetap jalan. Karena tidak mungkin mengandalkan satu industri saja.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan sektor pariwisata memang terlihat lambat tapi pertumbuhannya pasti.

“Pariwisata itu tidak pernah turun. Kontribusinya pada PDRB (pendapatan domestik regional bruto) hanya 2 persen. Tapi kita harap bisa tumbuh ke 3-4 persen,” kata Buralimar.

Kepri, ujarnya, memiliki tiga poin yang dibutuhkan untuk pengembangan pariwisata. Yakni aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A).

“Amenitas kita punya hotel dan restoran. Atraksi kita punya pantai dan sebagainya. Aksesibilitas yang masih agak sulit untuk Natuna Anambas Lingga,” ujarnya.***

A.Z

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top