HMSTimes - What Happened Today? Direktur Utama PT.PLN Batam Serba Salah Di katain Pembohong | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Direktur Utama PT.PLN Batam Serba Salah Di katain Pembohong

Direktur Utama PT.PLN Batam Serba Salah Di katain Pembohong

 

HMSTimes.com,Batam- Pertemuan  antara masyarakat Batam dengan Gubernur Kepri beserta staf nya dan juga PT.PLN dalam rangka membahas masalah penyesuaian tarif dasar listrik (TDL) di Graha Kepri berlangsung selama 2.5 jam mulai dari pukul 14:00 wib -16:30 wib. Jum’at 21/04

Perwakilan dari pemerintah adalah Gubernur Kepri Nurdin Basirun, wali kota Batam M.Rudi, SE, wakil wali kota Batam Amsakar achmad, dan dari masyarakat Batam yaitu dari AMPLI yang didalamnya terdapat unsur buruh,mahasiswa, OKP,Ormas, dan dari lembaga adat Melayu ( LAM), beserta perwakilan 37 kampung tua se-kota Batam.

Dari pertemuan tersebut sempat tegang karena tidak ada titik temu yang di capai para pihak.

Said Abdullah Badawi selaku koordinator umum AMPLI saat menyampaikan dasar AMPLI menolak kenaikan TDL, yaitu bahwa kenaikan TDL ini sangat tidak masuk akal karena angka 45,4 %  sangat terasa. Said mengatakan untuk mengkritisi pemerintah bahwasanya pemerintah saat ini hanya melihat kerugia PLN saja, tidak memperhatikan masyarakat Batam, dengan alasan saat banyak perusahaan yang tutup, pengangguran bartamabah, angka kriminal juga bertambah, kemudian ekonomi terpuruk sementara usaha-usaha pakaian bekas makin berjamur, itu indikasinya bukan karena masyarakat Batam senang dengan pakaian bekas, melainkan sinyal bahwa daya ekonomi masyarakat Batam menurun, apakah Pemerintah sudah tahu dan sudah di kaji hal ini semua ? tutur Said.

Kemudian ketika Dadang selaku direktur PT.PLN  menyampaikan dasar PLN mengajukan menaikan TDL ke Dewan dan di sahkan oleh Gubernur dengan mepresentasikan kepada peserta yang hadir ruangan tersebut yang sudah dibuat dalam bentuk laporan, dan mengklaim bahwa PT.PLN rugi kurang lebih 7 miliar perbulan.

Namun setelah data PT.PLN diadu dengan data yang dipegang oleh Said, rupanya terjadi perbedaan yang sangat jauh dan didapatkan bahwasanya PT.PLN beruntung. contoh seperti Tahun 2015 PT.PLN beruntung sebesar Rp 100 milliar lebih sesuai laporan yang dikeluarkan oleh PT.PLN ujar Said.

Said mengatakan bahwa PLN itu pembohong, jangan anggap kami semua bodoh, lanjut Said ” Kami masyarakat Batam menginginkan Pergub no 21-22 tahun 2017 tentang kenaikan tarif dasar listrik Batam di cabut oleh Gubernur, baru kami akan berunding lagi tentang penyesuaian tarif ini, dan jika tidak ada respon dari pemerintah kami akan demo lagi dalam jumlah besar, serta akan kami gugat Pergub tersebut ke PTUN.

Gubernur mengatakan secepatnya akan kita respon permintaan masyarakat, dan waktu cepat pula kita saya akan undang lagi perwakilan masyarakat.

A.Zagoto/ willy Lubis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top