HMSTimes - What Happened Today? Diduga Kades Tapau Sulaiman Bermodalkan Tipu Muslihat, Mengelabui Warganya Terkait Pertanggung Jawaban Mobil BP 1372 NA | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Diduga Kades Tapau Sulaiman Bermodalkan Tipu Muslihat, Mengelabui Warganya Terkait Pertanggung Jawaban Mobil BP 1372 NA

Diduga Kades Tapau Sulaiman Bermodalkan Tipu Muslihat, Mengelabui Warganya Terkait Pertanggung Jawaban Mobil BP 1372 NA

HMSTimes.com,Natuna- Rangkaian bahasa kalimat yang disampaikan tegas oleh Ketua BPD Tapau Kecamatan Bunguran Tengah Nikmah, dirinya mengaku Kepala Desa Tapau Sulaiman mengeluhkan biaya pengambilan Bus antar jemput siswa TK dari Satlantas Polres Natuna yang kata Sulaiman lumayan besar.

Mobil dari dana PNPM tahun 2102 status aset desa,yang seharusnya diperuntukkan sehrusnya untuk transportasi anak TK tersebut mengalami kecelakaan tunggal saat dipakai sang kades keselat lampa untuk menjemput orang, dan perjalanan hendak menuju pulang dari Selat lampa beberapa bulan yang telah lalu,ditahun 2017. Insiden tersebut Bus mengalami rusak parah dan diamankan oleh Satlantas Polres Natuna. Kini mobil tersebut sudah berada lama Hujan dan Panas di pos lantas 901 Pantai Kencana ranai.

Dari informasi yang terhimpun bahwasanya ketua BPD Desa Tapau Nikmah sudah meminta kepala desa untuk agar mengambil dan memperbaiki bus tersebut,tetapi penjelasan Nikmah yaitu pak kades bilang bus belum bisa diambil karena ada uang tebusan yang harus dibayar ke Satlantas Polres Natuna.Keterangan Sulaiman tengah mencari pinjaman uang untuk menebus bus tersebut dengan mencoba meminjam kesejumlah warganya.” Nikmah mengatakan kepada awak media,(22/1/2018).

Kapolres Natuna melalui Kasat Lantas Polres Natuna AKP Awang terlihat di beberapa media online,sudah mengklarifikasi terkait uang tebusan mobil BP 1372 NA Transportasi sekolah TK di desa Tapau. Yaitu bahwa yang dibilang uang tebusan itu tidak ada, dan tidak benar. Sulaiman akan dipanggil untuk mengklarifikasi terkait uang tebusan yang sudah santer di Desa Tapau.

Kasat lantas Polres Natuna Awang sudah menegaskan Tidak ada uang tebusan untuk mengambil Mobil bus tersebut,kita akan segera memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi masalah ini. Hal sebenarnya yaitu pihak Satlantas Polres Natuna telah meminta agar bus tersebut untuk diambil dan diperbaiki mengingat bus tersebut sangat dibutuhkan oleh siswa TK di desa Tapau.

Pihak Satlantas telah memeriksa Sulaiman terkait kecelakaan tunggal yang mengakibatkan sekdes Tapau cidera parah. Dampak dari masalah tersebut kini transportasi anak sekolah TK desa Tapau yang dalam keadaan pada saat ini,seluruh anak TK yang bersekolah diantar jemput oleh orang tua masing-masing.

Lubis

Editor : A.Z

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top