HMSTimes - What Happened Today? Destinasi Wisata Bukit Kapur Direncanaka Menjadi Icon Desa Ceruk | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Destinasi Wisata Bukit Kapur Direncanaka Menjadi Icon Desa Ceruk

Destinasi Wisata Bukit Kapur Direncanaka Menjadi Icon Desa Ceruk

Kepala Desa Ceruk, Aramli. (Foto: A Lubis)

HMSTimes.com, Natuna – Desa Ceruk berada diwilayah administratif Kecamatan Bunguran Timur Laut. Dari kota Ranai menuju desa Ceruk memerlukan waktu sekitaran kurang lebih 30 menit. Desa Ceruk diapit oleh dua desa lainnya yaitu desa Limau Manis dan desa Selemam. Masyarakat desa Ceruk merupakan penduduk asli melayu Natuna.

Hal itu diungkapkan Kepala desa Ceruk, Aramli pada27 Desember 2018 diruangan kantornya.

“Desa Ceruk memiliki potensi alam destinasi wisata lokal (Wonderful Natuna), salah satunya tempat tersebut diberi nama (Bukit Kapur). Sebuah pemandangan indah, bisa kita lihat dari Bukit Kapur. Hari libur nasional dan hari minggu dapat dikunjungi masyarakat. Momen tempat berfoto-foto bersama dan tempat selfi-sepfian bagi kawula muda. Saya dan masyarakat desa Ceruk, kedepannya berencana destinasi wisata Bukit Kapur, sebuah destinasi wisata menjadi ikon desa Ceruk. Tercapainya hal itu  bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Aramli.

Kades menyebutkan segala perencanaan kearah pembangunan destinasi wisata Bukit Kapur, telah menjadi trending topik pembahasan. Destinasi Wisata Bukit Kapur nantinya di disain sebaik rupa dan indah. Gagasan meningkatkan pembangunan lokasi wisata Bukit Kapur, yaitu rencananya akan dibangun kolam buatan, terdiri dari kolam renang untuk dewasa, remaja, dan kolam renang untuk anak-anak. Nantinya dengan kondisi birunya air kolam, merupakan salah satu daya tarik, dengan latar konsep pemandangan indah, menjadi ciri khas tempat wisata Bukit Kapur di desa Ceruk.

“Seluruh perencanaan, pembangunan tempat wisata Bukit Kapur ini, akan dilakukan secara bertahap, dalam waktu paling lama 2 sampai 3 tahun. “Semoga rencana ini dapat terwujud dengan baik, bermanfaat bagi semua,” tutup Aramli.

 

(Abdullah Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top