HMSTimes - What Happened Today? Caleg DPRD Provinsi Kepri Partai Perindo Dari Dapil 4 Batam, Menjadi Tersangka Money Politik di Kabupaten Tanjung Balai Karimun. | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Caleg DPRD Provinsi Kepri Partai Perindo Dari Dapil 4 Batam, Menjadi Tersangka Money Politik di Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Caleg DPRD Provinsi Kepri Partai Perindo Dari Dapil 4 Batam, Menjadi Tersangka Money Politik di Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Ahmad Rosano

HMSTimes.com, Batam- Andi Kusuma salah satu Caleg Partai Perindo dari dapil empat Kota Batam, ditetapkan menjadi tersangka money politik oleh Bawaslu Tanjung Balai Karimun. Dengan penetapan tersebut, menimbulkan banyak pertanyaan dan berbagai reaksi dari masyarakat, Tokoh OKP, LSM maupun Tokoh Ormas di Kepri, terkhusus di Kota Batam.

Ahmad Rosano, salah satu pengurus LSM di Kota Batam mengaku heran, Caleg dari dapil 4 Kota Batam melakukan money politic di Tanjung Balai Karimun, “Pak Andi Kusuma Caleg di dapil 4 Kota Batam, bukan Tanjung Balai Karimun”, jadi tidak ada koneksinya kesana, tidak ada sama sekali hubungannya” ucap Rosano kepada awak media sabtu (24/11/2018).

Ahmad Rosano, juga menuturkan bagaimana awal mulanya Andi Kusuma, ditetapkan menjadi pelaku money Politik, “pada suatu acara Pak Andi Kusuma, diundang sebagai tamu, sebelum beliau turun kesana beberapa bulan yang lalu  keluarga mereka yang dekat sama Pak Andi ini, disalah satu kampung yang ada di Tanjung Balai Karimun, memasukkan proposal untuk meminta bantuan, karena daerah tersebut adalah daerah yang susah terjangkau sinyal televisi, ” nah, kebutalan Pak Andi adalah salah satu pengusaha televisi, jadi beliau membantu kesana.

Masih menurut Rosano, “banyak saksi yang melihat disana termasuk Panwascam yang ada di Tanjung Balai, ” nah itu dikonotasikan sebagai money politik, begitulah bahasa hukumnya, Pak Andi diduga menggunakan money politik di Tanjung Balai Karimun.

“Keterangan dari Pak Andi, keterangan dari saksi yang kami dapat, karena kami baru pulang dari Tanjung Balai Karimun melakukan investigasi, bahwa di Tanjung Balai berdiri bendera Partai Perindo,  ada 6 titik disana, datang Panwascam meminta supaya bendera ini dipinggirkan saja, Pak Andi mengatakan acara ini di stop saja, kata Panwascam,” tidak usah, lanjutkan saja, jadi acara berlanjut lagi, setelah lanjut tiba-tiba ada surat pemanggilan, yang ditujukan kepada saudara Andi Kusuma, dan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus money politic, dalam surat pemanggilan dari Polresta Karimun.

“Nah, ini kita sayangkan, dalam Undang-Undang Pemilu itu apa seperti itu yang dilakukan, kan tidak? ada pendekatan, lagi pula saat itu Panwascam sudah mengatakan lanjut, nggak ada masalah, nah kalau mereka bagi antena parabola disana yang berjumlah dua puluh buah, itukan bukan money politic, karena itu proposal yang diminta, dalam rangka Pak Andi juga bukan DPT Tanjung Balai Karimun, beliau ada di dapil 4 Kota Batam, dan Bukan di Tanjung Balai, jadi tidak ada koneksinya kesana”, ujar Ahmad Rosano menuturkan.

(Ls)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top