HMSTimes - What Happened Today? Belum Ada Kesepakatan Dari PT. Sinar Karya Mandiri, Aksi Mogok Akan Berlanjut | HMSTIMES
You are here
Home > HMSNews > Berita > Belum Ada Kesepakatan Dari PT. Sinar Karya Mandiri, Aksi Mogok Akan Berlanjut

Belum Ada Kesepakatan Dari PT. Sinar Karya Mandiri, Aksi Mogok Akan Berlanjut

HMSTimes.com, Kayong Utara,Ketapang- Aksi mogok kerja yang dilakukan oleh Pekerja PT. SKM  yang tergabung dalam Serikat Buruh Patriot Pancsila(SBPP) yang berlangsung pada hari Jumat (26/10/2018)  belum mencapai adanya kesepakatan, karena itu pihak pekerja yang diwakili ketua DPC SBPP  Marco Sinambela, SH kepada HMSTime.com menyampaikan besok akan kembali melanjutkan aksi mogoknya.

” Karena hari ini tidak ada kesepatan maka kami besok akan kembali melanjutkan aksi mogok ini, sampai tututan kami (Buruh)  di penuhi,” tegas Marco

Sementara Jerman Siregar, SH menegaskan bahwa aksi ini akan tetap berlanjut sampai ada keputusan yang kita sepakati bersama,” tegasnya.

Sebelum para perwakilan aksi di panggil untuk mediasi di ruang kantor HRD, masa aksi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila, kemudian dilanjutkan dengan orasi penyampaian tuntutan dari para pekerja.

Saat hendak diadakan mediasi di ketahui bahwa pihak DINAS KETENAGAKERJAAN tidak hadir, pihak perwakilan pekerja (SBPP) menolak untuk melanjutkan, karena pihaknya menganggap tidak akan ada kesepatan yang bisa di pertanggung jawabkan jika mediasi dilakukan karena tidak ada yang bisa mengambil keputusan atau kebijakan.

Marco Sinambela,SH mengaku kecewa atas ketidak hadiran pihak dinas Tenagakerja, yang mana pemberitahuan aksi sudah disampaikan jauh hari sebelumnya.

Harimin Sekretaris Pengurus Unit Kerja(PUK) SBPP kepada HMSTime.com menuturkan, bahwa ada terjadi intervensi dan intimidasi kepada pekerja yang hendak mengikuti aksi.

” Kami mendapat intervensi bahkan intimidasi dari salah satu oknum petinggi perusahaan, dimana intimidasi itu disampaikan pada pekerja melalui salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Pasar, yang melarang kami untuk aksi,” tutur Harimin.

Adanya intimidasi itu dibenarkan oleh pekerja lain RN yang minta namanya di samarkan.

” Jangan ada yang ikut Aksi, jika yang ikut aksi akan diliburkan lebih lama lagi dan bisa di PHK,” RN menirukan ucapan Oknum Tokoh masyarakat tersebut.

Dalam aksi itu juga di ikuti oleh salah satu Tokoh masyarakat (Kepala Dusun) Yang meminta kepada Pihak manajemen agar segera menyelesaikan pemasalahan yang sedang terjadi, ia mengaku pusing selalu di datangi warganya yang mengadukan nasibnya yang diperlakukan semena-mena oleh pihak perusahaan.

(A.M)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top